Prof Badri Munir Sukoco, SILAKWIL JATIM, Sabtu 11/03/2023
Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu 11 Maret 2023 – Sabtu, 11/03/2023, Dihadapan para cendekiawan muslim se JawaTimur ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) yang memenuhi Primebiz hotel, Surabaya, Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D, Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR membawakan judul Kompleksitas dan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Maju 2045, dirinya menekankan bahwa ICMI harus menjadi inspirasi agar bangsa ini berani bermimpi besar untuk masa depan negerinya.
Menurutnya, Energi dan Berbangsa kita kerap habis oleh mimpi sebatas agenda 5 tahunan berebut kursi parlemen dan kursi kekuasaan, bukan tidak boleh, akan tetapi pernahkah kita rasakan, setelah perhelatan pesta 5 tahunan usai, kita seperti tidak memiliki arah yang jelas dalam bernegara, dirinya mengatakan hal tersebut yang membuatnya terpicu untuk menulis di harian detik.com tentang 淎mbisi Kolektif Bangsa hal tersebut bertujuan untuk mengingatkan kita bersama sebagai Negara, dibalik perlunya melakukan koalisi untuk agenda kontestasi politik 5 tahunan, kita juga perlu menyatukan pandangan, energy dan pikiran dalam menyiapkan diri untuk sebuah masa depan yang lebih besar, jangan sampai menginjak 100 tahun, kita masih menjadi Negara konsumen.
Dicontohkan olehnya tentang Cina, dimana Cina dahulu hadir di tengah-tengah kita melalui produk peniti, sisir, cangkul dan pernak pernik lainnya, lalu berkembang dimana masih hangat dalam ingatan tentang produk cina yang khas menjiplak produk-produk ternama, bahkan untuk urusan otomotif saja mereka bisa melahirkan mobil berwajah BMW tapi tampak belakangnya Mercy, ungkapnya disambut tawa peserta.
Akan tetapi kini, Cina menjadi Negara yang dikagumi sekaligus ditakuti oleh dunia termasuk amerika, karena keberhasilannya dalam bertransformasi baik ekonomi termasuk peningkatan SDM nya, dan kesemuanya berangkat dari mimpi besar bersama, ditunjukkan pada tahun 1995 Cina menciptakan 減roject 211 dimana pada abad 21 akan ada 100 kampus yang berkelas dunia, hingga pada tahun 2003 Cina melakukan fokus pada 10 industri strategis, mulai Algoritma, 淎I, artificial intelegent (kecerdasan buatan), Micro RNA hingga Renewable energy (Baterai) tak cukup sampai disana mereka pun memaksa para peneliti untuk fokus pada 10 hal tersebut dan hasinya dari jumlah jurnal penelitian terkait algoritma dan renewable energy cina 4 kali lipat dari amerika.
Dari hal diatas kita bisa belajar bahwa dengan fokus pada mimpi besar dan dan serius dengan target maka sebuah Negara akan bisa menjadi Negara maju, ditambahkan untuk saat ini mungkin produk mobil listrik Cina hanya 5% dari indutri dunia akan tetapi 60-70% komponen mobil listrik diseluruh dunia dikuasainya, komponen-komponen mobil listrik hingga baterai semua dipasok oleh produk Negara tirai bambu, apapun merk mobilnya, hal tersebut harus menjadi inspirasi bagi kita semua terutama para cendikia untuk membangun awareness kemudian dilanjut interest kepada bangsa ini.
Kita jangan terbuai dengan puja puji dan sanjungan media-media global yang bercerita akan Indonesia menjadi Negara maju nantinya, dengan catatan dominasi usia produktif pada tahun 2045, akan tetapi hingga saat ini proses berbangsa dan bernegara kita tidak menyentuh pada poin untuk merubah diri menjadi penghasil produk yang bernilai tambah tinggi.

Acara yang berlangsung selama sehari penuh ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak Elestianto yang memberikan materi dengan mengangkat Peta Politik dan Peran Umat Islam di Indonesia, dan Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Surabaya, Dr. Ikhsan., S.Psi., MM. yang membawakan materi Manajemen dan Kepemimpinan di tengah era Disrupsi, dilanjutkan beberapa tokoh cendekiawan muslim di Jawa Timur, diharapkan melalui acara 淟eadership Camp ini akan lahir pemimpin-pemimpin islam yang mampu berkomunikasi secara efektif dan tepat untuk mampu menginspirasi umat sesuai dengan ajaran Islam yaitu 渉adir untuk menjadi Rahmat Bagi Alam Semesta.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




