Pelantikan Pengurus PWNU JATIM 2024-2029
Berita UNAIR Pascasarjana, Selasa, 3 Desember 2024 “ Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya.
Di acara pelantikan pengurus PWNU Jawa Timur masa khidmat 2024-2029, Sabtu 30/11/2024 bertempat di Pondok Pesamtren Tebu Ireng, Jombang.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU), menegaskan pentingnya konsolidasi untuk memperkuat leverage Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi yang tangguh.Dirinya menegaskan ada tiga fokus utama konsolidasi NU.
Pertama, Konsolidasi Tata Kelola. Menurut Gus Yahya, tata kelola organisasi NU harus berlandaskan mekanisme yang valid dan dapat diandalkan.
Konsolidasi Sumber Daya. Ia menekankan penguatan sumber daya, baik manusia maupun pembiayaan. Selanjutnya, Konsolidasi Agenda dirinya menyampaikan bahwa program dari pusat hingga ranting harus selaras dalam satu agenda nasional.
Menurutnya, tiga langkah konsolidasi ini adalah cara NU mencapai visi besar: menjadi jam™iyah yang tidak hanya berdaya tetapi juga digdaya.
Turut dilantik dalam acara kali ini, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum., CSSL., sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, dan masuk dalam jajaran kepenguruan lembaga PWNU Jatim, Irjen Pol. Dr. Dra. Juansih, SH., M.Hum dan Dr. Hendro Puspito, SE., M.PSDM.
Dalam kesempatan yang sama Wakil Direktur 3 Sekolah Pascasarjana UNAIR, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, SH., M.Hum, mengapresiasi arahan dari ketua umum PBNU Gus Yahya tentang kosolidasi adalah kunci, dengan
Semakin kompleksnya permasalahan dan tantangan yang dihadapi membuat pola lembaga dan organisasi harus berubah, mulai dari yang awalnya saling berkompetisi kini berubah menjadi berkolaborasi dan bersinergi serta konsolidasi untuk melahirkan solusi bagi permaslalahan yang multidimensi dan kemajuan bangsa.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




