UTM dan UNAIR Bertukar Pengalaman dengan BPBD Jawa Timur, Kunjungi Command Center dan Simulator Bencana
Ž
Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu, 16 April 2025 “ ŽSurabaya, 15 April 2025, Dalam upaya memperkuat kolaborasi internasional di bidang penanganan bencana, Universiti Teknologi Malaysia (UTM) melakukan kunjungan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur pada Selasa (15/4/2025). Rombongan akademisi Malaysia ini didampingi oleh dosen Program Magister Manajemen Bencana, Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ (UNAIR), dalam agenda bertukar pengalaman terkait mitigasi dan penanganan bencana, khususnya bencana hidrometeorologi.
Ž
ŽBertukar Pengalaman: Pentahelix dan Teknis Penanganan Bencana
Ž
ŽPertemuan yang dipimpin oleh Sekretaris BPBD Jawa Timur, Andhika Nurrahmad Sudigda, membahas berbagai aspek penanganan bencana, termasuk peran model Pentahelix (kolaborasi pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, dan media) dalam respons darurat.
Ž
ŽDr. Khamarrul Azhari Razak, perwakilan UTM, menyampaikan apresiasi atas sistem penanganan bencana di Jawa Timur. “Kami melihat sinergi yang kuat antara berbagai pemangku kepentingan di sini. Ini sangat relevan dengan tantangan serupa di Malaysia, terutama dalam menghadapi banjir dan tanah longsor,” ujarnya.
Ž
Žpentingnya pertukaran pengetahuan lintas negara karena Bencana tidak mengenal batas geografis. Dengan berbagi pengalaman, akan bisa memperkuat kapasitas bersama.
Ž
ŽJawa Timur dan Ancaman Hidrometeorologi
Ž
ŽSebagai provinsi dengan kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi (banjir, tanah longsor, puting beliung), Jawa Timur menjadi studi kasus menarik bagi delegasi UTM. BPBD Jatim memaparkan strategi mitigasi berbasis teknologi dan partisipasi masyarakat, termasuk sistem peringatan dini dan pelibatan relawan.
Ž
ŽTur Pusdalops dan Simulator Bencana
Ž
ŽRombongan diajak mengunjungi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jatim, yang terhubung langsung dengan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. “Ini adalah jantung koordinasi penanganan darurat kami. Semua data dan respons terintegrasi di sini,” jelas Andhika.
Ž
ŽTak kalah menarik, kunjungan dilanjutkan ke Taman Pintar BPBD, di mana tim UTM mencoba simulator gempa bumi dan kebakaran, serta melihat langsung peralatan tanggap darurat dan artefak bencana, seperti sisa-sisa erupsi Gunung Semeru dan banjir bandang Pacitan.
Ž
ŽKeberadaan Simulator ini sangat efektif untuk edukasi publik. Sehingga dari mempelajari pola riil akan membuat masyarakat semakin tanggap dan tangguh terhadap bencana.
Ž
ŽJamuan Makan Siang oleh Sekolah Pascasarjana UNAIR
Ž
ŽUsai kunjungan, rombongan dijamu makan siang oleh pimpinan Sekolah Pascasarjana UNAIR, termasuk Prof. Dr. Rr. Sri Pantja Madyawati (Wakil Direktur 2) dan Prof. Dr. Suparto Wijoyo (Wakil Direktur 3). Turut hadir Kepala BRIDA Jawa Timur, menandakan komitmen kuat dalam riset dan inovasi kebencanaan.
Ž
ŽKerja sama antara akademisi, pemerintah, dan praktisi seperti ini adalah kunci membangun ketangguhan bencana, Kunjungan kali ini diharapkan menjadi awal kolaborasi riset dan pelatihan bersama antara UTM, UNAIR, dan BPBD Jatim. Dengan tantangan iklim yang kian kompleks, pertukaran pengetahuan semacam ini bukan hanya penting tetapi sebuah keharusan.
Žâ¶ÄŽâ¶ÄŽFollow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




