“Kegiatan ‘Save The Earth, Save The Future’ di Kebun Raya Mangrove Bukti Kontribusi Nyata untuk Lingkungan”
Berita UNAIR Pascasarjana, Minggu, 13 April 2025 “ ŽŽProgram Studi Magister Sains Hukum dan Pembangunan (MSHP) 51¶¯Âþ menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menggelar aksi penanaman mangrove di Kebun Raya Mangrove (KRM) Gunung Anyar, Sabtu (12/4/2025). Kegiatan bertajuk *”Save The Earth, Save The Future”* ini diikuti puluhan mahasiswa dan dosen sebagai bentuk komitmen melestarikan bumi dari ancaman perubahan iklim.
Dr. Radian Salman, S.H., LL.M, Koordinator Program Studi MSHP, mengatakan aksi ini berawal dari mata kuliah Hukum Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan yang digagas oleh Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum. “Ini adalah sedekah oksigen untuk masa depan. Mangrove dipilih karena perannya yang vital melindungi pesisir dan menyerap emisi karbon,” ujarnya.
Mangrove: Penyelamat Pesisir dan Pariwisata Surabaya
Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar menjadi lokasi strategis untuk aksi ini. Kawasan seluas 27 Ha ini baru diresmikan pada 2023 dan memiliki 57 spesies mangrove (36% dari total di Indonesia). Selain sebagai konservasi, KRM juga menawarkan wisata edukasi, jogging track, spot foto, hingga UMKM pesisir.
“Ini bukan sekadar tanam pohon, tapi investasi untuk anak cucu. Manfaatnya mungkin belum terasa sekarang, tapi 20-30 tahun lagi, mereka yang akan merasakan,” tambah Dr. Rosa Ristawati, S.H., LL.M, dosen MSHP yang turut serta dalam aksi tersebut.
Hadirkan Pemimpin Peduli Lingkungan
Program studi MSHP ingin membentuk calon pemimpin yang tak hanya paham hukum, tapi juga berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan. **”Kami ingin mahasiswa tak hanya peka teori, tapi juga turun langsung berkontribusi,”tegas Dr. Radian.
Aksi kecil ini diharapkan memberi dampak besar bagi bumi. “Selamatkan bumi hari ini, selamatkan masa depan!” pesannya.
ŽFollow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




