51动漫

51动漫 Official Website

Merajut Inovasi dari Kampus untuk Kedaulatan Desa, SPS UNAIR Perkuat Kolaborasi dengan Kemendes PDT

Sekolah Pascasarjana 51动漫 (UNAIR) kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan nasional. Bertempat di Gedung Sekolah Pascasarjana UNAIR, Jumat (23/1/2026), jajaran pimpinan SPS UNAIR menerima kunjungan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (PDP) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT).

Pertemuan ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan menjadi ruang strategis untuk merumuskan masa depan pembangunan desa, khususnya dalam menjawab persoalan kemiskinan dan stunting yang masih menjadi tantangan serius di tingkat akar rumput.

Direktur Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan Kemendes PDT, Dr. Dwi Rudi Hartoyo, membuka diskusi dengan sorotan kritis terhadap efektivitas Dana Desa. Ia menekankan pentingnya pengukuran dampak yang lebih presisi terhadap penurunan kemiskinan, terutama melalui ketersediaan data mikro yang akurat di level desa.

淩isiko harian penyediaan pangan di desa sangat tinggi. Kami membutuhkan ide-ide inovatif dari akademisi yang mampu memancing program nasional agar sumber daya manusia desa ke depan lebih kuat dan bebas stunting, ujar Dr. Dwi Rudi.

Menguatkan Visi School of Collaborative Leadership

Menanggapi tantangan tersebut, Sekolah Pascasarjana UNAIR menegaskan posisinya bukan sebagai menara gading, melainkan sebagai pusat solusi berbasis ilmu pengetahuan. Di bawah kepemimpinan Direktur SPS UNAIR, Prof. Dr. dr. Achmad Chusnu Romdhoni, Sekolah Pascasarjana mengusung identitas School of Collaborative Leadership.

Pendekatan ini menempatkan kolaborasi lintas disiplin sebagai kunci dalam membedah persoalan desa secara komprehensif, mulai dari aspek kesehatan masyarakat, ekonomi desa, hingga kebijakan publik berbasis data.

淜ami siap mendukung melalui kajian multidisiplin. Jika senat telah memberikan persetujuan, langkah kolaborasi ini akan segera diperkuat dengan persetujuan Rektor, tegas Prof. Romdhoni.

Wakil Direktur I SPS UNAIR, Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, menambahkan bahwa kolaborasi ini diarahkan pada langkah-langkah konkret. Beberapa di antaranya adalah pengembangan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) jenjang magister yang direncanakan mulai semester gasal 2026, serta pelibatan akademisi SPS UNAIR dalam kajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tingkat desa.

Sinkronisasi Data dan Target SDGs Desa

Isu strategis lain yang mengemuka adalah sinkronisasi Indikator SDGs Desa yang telah diatur dalam Peraturan Menteri. Selama ini, pengukuran kemajuan desa mengacu pada sistem informasi indeks desa (Sidesa). Namun, realitas di lapangan masih menunjukkan kesenjangan, terutama di wilayah Indonesia bagian timur, di mana sebagian desa belum memiliki akses pendidikan dasar seperti PAUD.

Tim Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR menegaskan bahwa universitas memiliki modal kuat dalam isu pembangunan berkelanjutan. UNAIR tercatat menempati peringkat ke-9 dunia untuk capaian SDGs secara keseluruhan dan peringkat pertama dunia untuk SDGs poin 6 (Clean Water and Sanitation).

Melalui Airlangga Community Hub dan skema KKN Tematik, berbagai inovasi akademik telah diterapkan langsung di desa binaan dengan luaran yang selaras dengan target SDGs.

淜emitraan dengan Kemendes akan memastikan inovasi yang lahir di laboratorium dan ruang kelas benar-benar mendarat di pematang sawah dan rumah-rumah warga desa, ungkap perwakilan tim LPMB UNAIR.

Menyongsong Agenda Nasional

Urgensi kolaborasi ini semakin menguat mengingat pendataan nasional akan dilakukan pada Maret dan Juni 2026 sebagai basis penentuan alokasi Dana Desa oleh Kementerian Keuangan. Kedua belah pihak pun sepakat untuk segera menelaah ulang draf nota kesepahaman (MoU) yang sempat tertunda sejak 2025.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa transformasi desa tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kepemimpinan kolaboratif yang mampu menjembatani kebijakan, data, dan inovasi ilmiah. Dari Sekolah Pascasarjana UNAIR, komitmen tersebut ditegaskan: memastikan pembangunan desa yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan benar-benar terwujud hingga ke pelosok negeri.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT