Merajut Jaringan Serumpun: UNAIR“UiTM Perkuat Kolaborasi Internasional untuk Kepemimpinan Berdampak
Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ (UNAIR) terus memperkuat posisinya sebagai School of Collaborative Leadership melalui penguatan jejaring akademik di kawasan serumpun. Pada Jumat (28/11/2025), delegasi UNAIR berkunjung ke Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perlis, Malaysia. Kunjungan ini bertujuan memetakan potensi kolaborasi strategis yang mendukung visi UNAIR sebagai Kampus Berdampak.
Delegasi UNAIR dan Misi Kolaboratif
Delegasi UNAIR terdiri dari tiga akademisi:
-
Dr. Hijrah Saputra, Ketua Unit Pengabdian Masyarakat
-
Dr. Wahyu Aditama Putra Mukti Wibawa, Ketua Program Studi Magister Ekonomi Kesehatan
-
Dr. Hariyono, Dosen Magister Ekonomi Kesehatan
Kehadiran mereka menegaskan komitmen Sekolah Pascasarjana untuk menghasilkan pemimpin yang berdampak bagi masyarakat global.
Sambutan Hangat dari UiTM Perlis
Delegasi UNAIR disambut oleh pimpinan UiTM Cawangan Perlis, di antaranya:
-
Prof. Madya Dr. Ahmad Fikri Mohd Kassim, Wakil Rektor Hal Ehwal Akademik
-
Prof. Madya Dr. Wan Izhan Nawawi Wan Ismail, Timbalan Rektor Penyelidikan dan Jaringan Industri
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Diskusi difokuskan pada peluang kerja sama akademik, riset, serta pengabdian masyarakat internasional.
Menyatukan Visi: Kolaborasi untuk Dampak Nyata
Dalam pemaparannya, Dr. Hijrah Saputra menjelaskan profil dan fokus kolaboratif Sekolah Pascasarjana UNAIR. Ia menekankan bahwa tantangan global hanya dapat dijawab melalui kerja sama lintas negara dan disiplin.
Beberapa poin kerja sama yang menjadi fokus pembahasan meliputi:
1. Pengajaran Kolaboratif (Collaborative Teaching)
Pertukaran pengajar antara UNAIR dan UiTM untuk memperkaya perspektif global mahasiswa.
2. Mobilitas Mahasiswa
Program pertukaran mahasiswa untuk memperluas pengalaman lintas budaya dan memperkuat jejaring ilmiah.
3. Pengabdian Masyarakat Internasional
Kolaborasi dalam Service Learning Malaysia “ University for Society yang menggabungkan keilmuan dan kontribusi sosial.
4. Penelitian Bersama
Kolaborasi riset terarah, termasuk pendampingan mahasiswa pascasarjana dan penyusunan publikasi terindeks global.
5. Program Visiting Professor
Pemanfaatan keahlian dosen UNAIR di UiTM dan sebaliknya untuk meningkatkan mutu akademik.
Semangat Serumpun untuk Kemajuan Ilmu
Menutup pertemuan, Prof. Madya Dr. Ahmad Fikri Mohd Kassim menyampaikan bahwa kunjungan ini memperkuat hubungan panjang antara Indonesia dan Malaysia.
Ia menegaskan bahwa semangat serumpun menjadi fondasi penting dalam membangun jaringan akademik global yang produktif.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh delegasi UNAIR. Bagi UNAIR, kolaborasi serumpun tidak hanya memperkuat reputasi akademik, tetapi juga memperkaya kompetensi mahasiswa sebagai calon pemimpin transformatif.
Sinergi untuk Masa Depan
Delegasi UNAIR menegaskan bahwa kerja sama ini akan memperkuat visi Sekolah Pascasarjana sebagai pelopor Collaborative Leadership. Kolaborasi UNAIR“UiTM akan menjadi jangkar penting dalam membawa nama Indonesia di kancah internasional melalui ilmu pengetahuan, penelitian, dan kepemimpinan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




