Surabaya, 2 Juli 2025 “ Di tengah semarak Summer School ke-5 Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ (UNAIR), langkah strategis kembali ditorehkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan dua institusi pendidikan tinggi terkemuka dunia: Tomsk State University (Rusia) dan Palestine Polytechnic University (Palestina).
Bertempat di Gedung Putih SPS UNAIR, penandatanganan MoA berlangsung khidmat namun penuh antusiasme. Acara ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum., Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana UNAIR, yang menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan manifestasi nyata dari semangat kolaboratif lintas negara dan budaya.
Membangun Kolaborasi untuk Dunia yang Lebih Baik
œKerja sama ini adalah bagian dari komitmen Sekolah Pascasarjana UNAIR dalam mewujudkan transformative leadership yang berdampak secara global, ungkap Prof. Suparto dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa melalui kerja sama ini, UNAIR berperan aktif dalam agenda nasional œKampus Berdampak yang diusung Kemendikbudristek, khususnya dalam penguatan sains, teknologi, dan peran sosial perguruan tinggi.
MoA ini mencakup spektrum lengkap Tri Dharma Perguruan Tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Beberapa bentuk nyata kolaborasi yang disepakati antara lain:
-
Pertukaran mahasiswa dan dosen
-
Riset kolaboratif bertema global
-
Program pengabdian masyarakat lintas negara
-
Workshop dan konferensi internasional bersama
Jembatan Ilmu Pengetahuan Tanpa Batas
Keterlibatan Tomsk State University, salah satu universitas terkemuka di Rusia, dan Palestine Polytechnic University, yang memiliki rekam jejak inovasi tinggi di tengah tantangan geopolitik, menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan mampu menjadi jembatan global untuk perdamaian, inovasi, dan kemajuan.
œKerja sama ini adalah bukti bahwa meski kita berbeda secara geografis dan budaya, misi kemanusiaan dan keilmuan mampu menyatukan langkah, ujar Prof. Suparto.
UNAIR di Kancah Global
Kerja sama ini semakin memperkuat posisi UNAIR, khususnya Sekolah Pascasarjana, sebagai simpul penting dalam jaringan pendidikan tinggi internasional. Di tengah era transformasi digital dan tantangan global seperti perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan krisis kemanusiaan, kolaborasi ini diharapkan melahirkan solusi berbasis keilmuan yang berdampak nyata.
Penandatanganan MoA ini juga menjadi refleksi dari visi UNAIR untuk tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga menjadi motor perubahan peradaban melalui pendekatan interdisipliner, lintas negara, dan berbasis kepemimpinan transformatif.
Tentang Summer School ke-5 SPS UNAIR
Program ini berlangsung selama lima hari dan menghadirkan peserta dari 36 negara, terdiri atas mahasiswa, akademisi, dan praktisi dari berbagai bidang. Summer School UNAIR tidak hanya menawarkan materi akademik mutakhir, tetapi juga platform pertukaran budaya, ide, dan jejaring kolaborasi global.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




