Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D. Kajian Kamis Dzuhur Masjid Al Falah Surabaya
Berita UNAIR Pascasarjana, Kamis 23 Maret 2023 – Kamis 23/03/2023 Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D. Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR, menjadi narasumber di Kajian Bada Dzuhur Masjid Al Falah, Surabaya. Dan dalam kajian kali ini dibuka dengan surat al azhab ayat 70-71, Hai Orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah dengan perkataan yang benar, niscaya Allah akan memperbaiki bagimu amalan-amalamu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu, dan barangsiapa menaati Allah dan Rasulnya sesungguhnya ia mendapatkan kemenangan yang besar.
Hadist Nabi, jaminlah aku dengan 6 perkara, maka aku akan jamin kalian dengan Surga, yang pertama adalah jujurlah, jangan berdusta bila kalian bicara, tepatilah bila kalian berjanji, Tunaikanlah bila kalian dipercaya, Peliharalah Kemaluanmu, tahanlah pandangan kalian dan tahanlah tangan kalian, hadist riwayat Ahmad.
Dari hal tersebut diatas menunjukkan betapa Islam sangat serius dengan yang namanya kejujuran karena jujur melahirkan kepercayaan, Rasulullah SAW sendiri sebelum diangkat sebagai seorang nabi dikenal karena kejujurannya. Dan Fenomena hari ini dimana maraknya berita yang lalu lalang di hadapan kita, mulai dari kasus yang menimpa petinggi polri, 2 hakim agung yang ditangkap, pejabat yang terlibat flexing, dan transaksi pencucian uang di tubuh kementerian keuangan, mempertontonkan atraksi ketidakelokan para tokoh bangsa dan lembaga pemerintahan.
Kesemuanya diatas berpotensi untuk meruntuhkan ketidakpercayaan, tidak hanya masyarakat dengan pemerintahan, tetapi juga antara masyarakat dengan masyarakat, hal ini harusnya tidak boleh terjadi, apalagi sebagai Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar didunia, kita harus menjadi role model dari berbangsa dan bernegara.
Memprihatinkan, ternyata Indonesia dengan negara yang penduduknya mayoritas muslim bila dilihat data dari Index Persepsi Korupsi Indonesia pada tahun 2022 merosot 4 poin menjadi 110 (data dari transparency internasional) dan ini lebih buruk dari Timor Leste dan Malaysia, begitu juga bila kita urutkan dari posisi competitiveness index dan innovativeness index dari 241 juta penduduk kita juga tidak memiliki peringkat yang menggembirakan antara 40-87 begitu juga dengan Pakistan india Bangladesh, Nigeria dan lainnya.
Hal ini menunjukkan bahwa betapa kejujuran akan melahirkan trust, dan kepercayaan yang terbangun akan berdampak terhadap iklim investasi yang ada di negeri itu, dengan pemerintah yang mampu membangun kepercayaan yang tinggi di mata masyarakat, anggaplah 50% masyarakat, ini akan menambah ekonomi kita sekitar 2,3% atau setara 24,127 miliar dolar atau 374 triliun.
Sebagai penutup dirinya mengatakan bahwa Kepercayaan sosial dapat menumbuhkan perekonomian baik secara makro dan mikro, dan sebagai Negara berpenduduka mayoritas Muslim yang memiliki mimpi besar Indonesia Maju 2045, kita hrs memiliki fondasi yang kuat dan tepat yaitu High Trust Society.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




