Seminar Nasional PPRA LXVI Lemhanas RI Tahun 2024.
Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu, 24 Agustus 2024Ìý “ seminar nasional PPRA LXVI Lemhannas RI tahun 2024 kembali digelar dan Tema yang diangkat dalam seminar ini yakni “green leadership yang berkeadilan,” akselerasi transformasi green leadership bagi generasi muda guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Konsep kepemimpinan green leadership fokus pada keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Pemimpin yang mengadopsi prinsip-prinsip leadership berusaha mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, baik dalam kebijakan organisasi maupun dalam praktik sehari-hari
Seminar yang berlangsung di Ruang Dwiwarna Purwa GedungÌý Pancagatra Lt. 1 Lemhannas RI tersebut, dibuka oleh Plt. Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI Eko Margiyono, MA. Dalam sambutannya, Eko berharap para peserta dapat menuangkan ilmu pengetahuan, kemampuan berpikir secara komprehensif, integral, holistik dan sistematik dan turut berkontribusi dalam mempersiapkan green leadership kepada generasi muda.
Hadir sebagai Keynote Speaker adalah Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jend TNI (Purn) Luhut B. Pandjaitan mengatakan bahwa Pembangunan ke depan harus diarahkan untuk mengantisipasi dan memanfaatkan tren global. Ia juga menyoroti mengenai ketahanan pangan, disrupsi digital AI, perubahan iklim – transisi energi, fragmentasi geopolitik dan kompetensi ekonomi.
Seminar Nasional tersebut juga menghadirkan mengundang beberapa narasumber, yakni:Ìý Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Dr. H. Sandiaga Uno; Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, B.Eng, MM, MBA dan British Ambassador to Indonesia and Timor Leste, H.E. Dominic Jermey CVO OBE, serta Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas, Dr. Vivi Yulaswati, MSc. dan Wakil Direktur Sekolah Pasca Sarjana 51¶¯Âþ, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, SH, M.Hum, CSSL.
Dalam seminar kali ini Prof Suparto Wijoyo, berfokus pada implementasi green leadership, dimana harus memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan yang ada, tidak terjebak dengan bonus demografi saja akan tetapi juga bersyukur dengan bonus ekologis yang telah kita terima sehingga kita mampu hidup dan bertahan hingga puluhan tahun seperti saat ini.
Dirinya juga mengajak para peserta dengan menghitung berapa hutang ekologis yang manusia timbulkan, cara mudahnya menghitung berapa liter oksigen yang kita hirup dalam sehari sehingga kita memiliki data berapa pohon sebagai penghasil oksigen harus kita siapkan, dirinya juga mengajak agar di akhir rangkaian kegiatan PPRA LXVI ini diadakan sedekah oksigen dengan bersama-sama menanam pohon sebagai wujud cinta tanah air.
Dalam kesempatan yang sama, Prof Jojo sapaan akrabnya mengajak para peserta termasuk Menparekraf Dr. Sandiaga Uno untuk bersama-sama menyanyikan lagu nasional Hari Merdeka, diikuti dengan antusias oleh para peserta dan undangan.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
Ìý




