51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

PENDIDIKAN ADALAH PROSES BERDIKARI SUATU BANGSA

PENDIDIKAN ADALAH PROSES BERDIKARI SUATU BANGSA

Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu, 17 Agustus 2024Ìý “ The philosophy of the school room in one generation will be the philosophy of government in the next,Ìý menjadi Quotes dari Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D. Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR saat hadir dalam acara pembukaan PKKMB 51¶¯Âþ di gedung Airlangga Convention Center (ACC) Kampus Mulyorejo, beberapa waktu lalu.

 

Kutipan “Filosofi ruang sekolah pada satu generasi akan menjadi filosofi pemerintahan pada generasi berikutnya” berbicara tentang gagasan bahwa pendidikan memiliki pengaruh yang mendalam pada nilai-nilai dan keyakinan masyarakat secara keseluruhan. Kutipan ini menunjukkan bahwa ide-ide dan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah saat ini akan membentuk kebijakan dan tindakan pemerintah di masa mendatang, dan menyoroti pentingnya berinvestasi dalam pendidikan yang mendorong pemikiran kritis dan keberagaman perspektif untuk kemajuan suatu bangsa.

 

Hal diatas sejalan dengan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CA. Rektor 51¶¯Âþ saat diwawancarai, yang mengatakan bahwa Pendidikan adalah bagian dari proses pembebasan sesungguhnya.

 

“Pendidikan adalah bagian dari proses pembebasan sesungguhnya, bebas dari ketergantungan berbagai macam hal, seperti saat di jajah kita memiliki kekayaan alam macam-macam tapi ketika tidak bisa mengelola maka akan percuma, Pendidikan adalah bagian dariÌý proses berdikari bangsa ini, pejuang-pejuang kita sadar dengan jiwa-jiwa yang bebas dengan pikiran yang bebas dan pemikiran intelektual yang bebas kita akan menjadi bangsa yang hebat.” tegasnya.

 

Ketika ditanya tentang harapan di tahun ini, Guru Besar Ekonomi 51¶¯Âþ ini mengatakan dirinya berharap agar semakin banyak orang-orang cerdas lahir dan dengan kebebasan yang ada kita membawa Indonesia lebih baik lagi.

 

Penegasan akan hal diatas juga disampaikan saat memimpin Upacara HUT RI Ke-79 Tahun dimana,

Semangat para pejuang yang membara kala mengusir penjajah menurut Rektor UNAIR patut menjadi teladan. Semangat ini harus senantiasa membara dalam membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik di masa depan. Meski perjuangan mereka hanya tinggal kenangan, namun perjuangan dalam membangun bangsa seharusnya tetap berjalan. œKita harus menyiapkan agar Indonesia beberapa tahun ke depan tetap bisa dinikmati oleh anak cucu dengan jauh lebih baik, ucapnya.

 

Dirinya menjelaskan bahwa pendidikan dapat menjadi alat untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik. Tanpa adanya pendidikan, kemerdekaan hingga kemajuan peradaban bangsa sulit tercapai. œPerjuangan saat ini adalah memerdekakan diri sendiri, menjadi seseorang yang kita inginkan. Salah satu caranya melalui pendidikan, jelasnya.

 

“Pendidikan akan membuat seseorang berpikir secara luas terhadap sesuatu. Tak ayal jika berbekal pendidikan yang baik, dalam melalui rintangan seseorang menjadi lebih mudah mencari berbagai alternatif jalan keluar. œDengan pendidikan, banyak alternatif yang bisa didapatkan. Kalau satu jalan buntu, bisa melalui jalan yang lain. Kita punya banyak pilihan menjadi sesuatu yang kita harapkan, salah satu jalurnya melalui pendidikan, ungkapnya.ÌýÌý

 

Tak lupa, Rektor UNAIR mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bergotong royong dan selalu menjaga persatuan. Kondisi masyarakat yang terpecah belah akan membuat Indonesia menjadi lemah. œAyo gotong royong, bersyukur bersama, jangan terpecah belah. Kondisi yang terpecah belah ini yang bisa melemahkan kita semua, tegasnya.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
Ìý

AKSES CEPAT