51动漫

51动漫 Official Website

PENGEMBANGAN HUKUM MENUJU INDONESIA MAJU 2045

Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu, 18 Desember 2024 Sekolah Pascasarjana 51动漫 menggelar Kuliah Strategic Leadership bertajuk 淧engembangan Hukum Menuju Indonesia Emas 2045 pada Rabu, 18 Desember 2024. Acara ini menghadirkan Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum., Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, sebagai narasumber utama. Diselenggarakan di Ruang Kuliah Internasional 5 lantai 2, Gedung Sekolah Pascasarjana Kampus B 51动漫, acara ini dihadiri oleh mahasiswa, pihak akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kuliah umum ini bertujuan untuk membahas peran hukum dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sebagai negara maju dan berdaya saing tinggi.

Dalam pemaparannya Dr. Soekarwo menyampaikan, 渢ahun 2045 Indonesia emas sebetulnya masih rancangan pembangunan jangka panjang nasional, jadi belum ada konsep dari tahun 2025-2045, saat ini masih banyak pemikiran yang disumbang ke bappenas serta perguruan tinggi. Agen penggerak utama untuk menuju Indonesia emas seperti yang disampaikan oleh Dr . Soekarwo adalah reformasi hukum dan supremasi hukum. Beliau menegaskan bahwa 渒eberlanjutan diperlukan pada sistem pemerintahan, agar negara kita lebih konsisten dalam menjalani sebuah proses.

Pendapatan perkapita yang semakin meningkat tetap perlu diikuti dengan efektivitas pelayanan dasar seperti pada kesehatan dan pendidikan sangat diperlukan, tentunya hal ini dilakukan supaya sumber daya manusia (SDM) produktif dan berkualitas. Dr. Soekarwo menegaskan bahwa integritas dan kualitas adalah masalah yang serius.

Beliau kemudian menjelaskan perlunya mengubah sistem hukum Indonesia menjadi hukum yang responsif 渉ukum yang progresif yang bergerak menurut bagaimana kultur dan rasa keadilan masyarakat. Permasalahan investasi rupanya bukan selalu masalah ekonomi. Tetapi justru sebagian besar karena permasalahan hukum. Maka dari itu pakar-pakar yang perlu dilibatkan adalah pakar hukum, bukan melulu soal ekonomi.

Perlu diketahui kalau kesulitan Indonesia untuk menjadi negara maju salah satunya karena middle income trap, 減roses demokrasi, kepastian hukum, proses reformasi menjadi kepastian hukum termasuk lambat ucapnya.

Pemberian terhadap kalangan masyarakat miskin yang sebelumnya berbentuk charity atau amal, akan lebih baik jika digeser ke program padat karya seperti layaknya di ini Norwegia, Finlandia, dan Denmark. Melihat fenomena tersebut, Dr Soekarwo mengingatkan untuk para pemimpin di negara ini perlu menentukan standar seperti di dunia internasional.

Diskusi konstruktif kali ini bersama Dr. Soekarwo di Sekolah Pascasarjana UNAIR, diharapkan bisa membekali para mahasiswa, akademisi, sekaligus pihak-pihak yang berkepentingan. Mendapatkan ilmu dari yang sudah ahli dan berpengalaman sangatlah penting agar bisa menambah wawasan mengenai agenda yang perlu dijadikan prioritas untuk kita semua dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =

AKSES CEPAT