Surabaya (22/8/2025) “ Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ (SPS UNAIR) menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PWNU Jawa Timur. Kolaborasi ini digadang sebagai role model penanggulangan bencana di Indonesia.
Ketua Harian IKA UNAIR Komisariat Pascasarjana, Dr. Hendro Puspito SE., M.PSDM., menegaskan bahwa sinergi akademisi, relawan, dan pemerintah akan menciptakan penanganan bencana yang lebih efisien. œKalau sudah sinkron, penanganan bencana akan lebih efisien, ujarnya dalam acara penandatanganan Implementation Agreement di Gedung Pascasarjana UNAIR.
Peran Strategis Alumni dan Fasilitas Kampus
Menurut Hendro, banyak kepala daerah di Jawa Timur merupakan lulusan Magister Manajemen Bencana UNAIR. Hal ini akan mempermudah implementasi program bersama LPBI PWNU Jatim. Selain itu, fasilitas kampus UNAIR akan dimanfaatkan untuk pelatihan dan sertifikasi bagi relawan LPBI.
Pentingnya Dokumentasi dan Branding
Hendro juga menekankan perlunya dokumentasi serta publikasi profesional. œKita berbuat di lapangan, tapi kalau tidak ada dokumentasi, orang bisa menganggapnya hoaks, tegasnya. Ia mendorong LPBI untuk berkolaborasi dengan tim humas SPS UNAIR agar kerja nyata di lapangan bisa dikenal luas.
Menuju Role Model Nasional
Dengan sinergi ini, Hendro optimis LPBI PWNU Jatim akan menjadi contoh nasional dalam penanggulangan bencana. Penandatanganan kerja sama turut disaksikan oleh Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum. (Wakil Direktur 3 SPS UNAIR), Dr. Arief Hargono, drg., M.Kes. (Koordinator Magister Manajemen Bencana UNAIR), serta perwakilan Pusdal LH Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




