Webinar seri 13, ASN BELAJAR, Mewujudkan ASN Tangguh Bencana melalui Risk Based Thinking
Berita UNAIR Pascasarjana, Kamis 13 Maret 2023 – Kamis 13/04/2023, Dr. Arief Hargono, Koordinator Magister Manajemen Bencana, Sekolah Pascasarjana 51动漫, menjadi salah satu narasumber dalam acara Webinar 13, ASN BELAJAR, yang mengangkat topic 淢ewujudkan ASN Tangguh Bencana Melalui Risk Based Thinking. BPSDM Provinsi Jawa Timur sebagai penyelenggara dari acara ini.
Menurut Koordinator Prodi Manajemen Bencana yang merupakan prodi pertama di Indonesia, yang membawakan judul presentasi RISK BASED THINGKING DALAM MANAJEMEN BENCANA berangkat dari data kebencanaan dimana Asia memegang poin tertinggi dalam hal kebencanaan, bahkan Indonesia merupakan wilayah yang sangat rawan bencana karena berada di jalur gunung berapi yang aktif, maka sudah seharusnyalah sebagai pribadi kita memiliki kesadaran untuk menjadi pribadi yang tangguh dan tangap terhadap bencana.
Risk Based Thinking, sejatinya telah dimiliki oleh manusia secara naluriah, akan tetapi sering tergerus dengan tradisi atau budaya lokal yang memoderasi bentuk kewaspadaan dan kesiap siagaan menjadi sesuatu hal yang mendahului kehendak atau dianggap sebagai bentuk negative thinking. Padahal seharusnya dengan menjadikan hal tersebut sebagai kebiasaan dalam hidup, kita jauh lebih siap dan sigap saat bencana tiba.
Ditambahkan dalam hal kebencanaan ternyata komunikasi memegang peran penting, tidak hanya dalam hal data dan informasi, akan tetapi komunikasi juga berdampak pada resilience, yaitu kecepatan untuk bangkit dan pulih, oleh karena itu dibutuhkan tata kelola dalam pengumpulan dan olah data, filter terhadap informasi hingga menghasilkan validitas data dan informasi yang berkualitas.
Dari hal tersebut diataslah, sinergi pentahelix dibutuhkan, dimana seluruh elemen mulai dari pemerintah, pengusaha, badan penanggulangan bencana dan kini juga melibatkan akademisi turut berpartisipasi aktif dalam mengurangi dampak resiko bencana yang ditimbulkan, sebagai penutup dirinya menyampaikan, diantara tahapan bencana, pra, tanggap dan pasca bencana, yang memiliki periode paling panjang adalah tahap pencegahan, dan Risk Based Thinking adalah metode yang paling efektif, karena melalui pribadi yang waspada dan siap siaga, kita bisa mencegah, mengurangi dan meminimalisir dapak bencana yang kita hadapi.
Hadir pula dalam acara yang memasuki seri ke-13 ini, Guru Besar Kebencaan di Universitas Pertahanan & Ketua BNPB (2008-2015), Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si. dan Direktur Mitigasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Berton Suar Pelita Panjaitan, S.K.M., M.H.M., Ph.D.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
听听听




