Karsinoma Sel Skuamosa Oral (OSCC) adalah kanker rongga mulut dengan gejala keratosis plak, ulserasi, dan kemerahan, disebabkan oleh mutasi genetik. OSCC sering terjadi dan merupakan 90% dari kasus kanker mulut. Pengobatan termasuk metode non-invasif dan invasif, dengan penelitian terbaru menargetkan EGFR sebagai strategi baru. Obat herbal dari senyawa tanaman seperti qusthul hindi juga digunakan untuk pengobatan. Penelitian ini memprediksi penghambatan senyawa terhadap reseptor EGF untuk terapi OSCC.
Persiapan struktur molekul ligan dan protein dilakukan menggunakan perangkat lunak Discovery Studio 4. 1 dan BIOVIA. Struktur aktif EGFR ditentukan melalui Uniprot dengan kode ID PDB 1XKK. Simulasi penambatan molekuler dilakukan di aplikasi PyRx dengan mengubah struktur ligan 2D menjadi 3D dan melakukan visualisasi ikatan docking.
Persiapan struktur molekul ligan dan protein dilakukan dengan menggunakan Discovery Studio 4. 1 dan BIOVIA. Struktur aktif EGFR ditentukan dari Uniprot dengan kode ID PDB 1XKK. Simulasi penambatan molekuler dilakukan di PyRx dengan mengubah ligan 2D menjadi 3D dan memvisualisasikan ikatan docking.Ligan Dehydrocostus lactone CID 73174, Cynaropicrin CID 119093, dan varlitinib CID 42642648 diunduh dan disimpan dalam satu file. Visualisasi dilakukan dengan aplikasi BIOVIA Discovery Studio Visualizer 21. 1 dan Pymol.
Uji fisikokimia dilaksanakan dengan memasukkan struktur 2D ke dalam program untuk memperoleh lima parameter. Prediksi PASS dilakukan dengan Way2Drug. Uji ADMET dilakukan dengan memasukkan SMILES ke halaman pkCSM.
Hasil uji fisikokimia menunjukkan bahwa senyawa Costunolide, Dehydrocostus lactone, dan cynaropicrin memenuhi kriteria Lipinski, berpotensi antineoplastik, dan memiliki rendahnya aktivitas antiinflamasi. Senyawa ini diprediksi dapat diserap dan diekskresikan tanpa efek toksik. Pengikatan Costunolide dan Dehydrocostus lactone memiliki afinitas sama, sedangkan cynaropicrin sedikit lebih rendah. Keempat senyawa menunjukkan lokasi ikatan identik pada peptida dalam enzim EGFR..
Distribusi senyawa aktif dari ekstrak qust dievaluasi melalui uji fisikokimia dan prediksi ADMET. Senyawa memiliki massa molekul 232, 230, dan 346 dalton, menunjukkan potensi menembus membran sel. Mereka memiliki sedikit donor dan akseptor ikatan hidrogen, mendukung difusi pasif, serta polaritas baik untuk penyerapan dalam tubuh. Sekitar 43,5% dari costunolide dan 26,8% dari dehydrocostus lactone diprediksi aktif. Enzim CYP2D6 tidak terganggu oleh ketiga senyawa, dan ekskresi melalui urin terjadi dengan kecepatan tertentu. Selain itu, tidak ada toksisitas AMES terdeteksi dan hasil negatif untuk hepatotoksisitas.
Analisis senyawa triterpenoid dari ekstrak qust menunjukkan potensi sebagai agen antineoplastik untuk terapi antikanker OSCC. Costunolide dan dehydrocostus lactone efektif dalam menginduksi apoptosis pada sel kanker, sementara cynaropicrin berfungsi sebagai imunomodulator. Senyawa-senyawa ini memiliki nilai Pa tinggi, menunjukkan aktivitas antineoplastik yang besar. Uji docking molekuler mengkonfirmasi potensi penghambatan EGFR, terutama pada costunolide dan dehydrocostus lactone.
Uji docking molekuler menunjukkan bahwa costunolide, dehydrocostus lactone, dan cynaropicrin dari ekstrak qust berikatan di enzim EGFR dan memiliki kemampuan melawan kanker. Senyawa SCoQE menghambat EGFR pada sel karsinoma sel skuamosa oral, yang dapat meningkatkan pengobatan kanker mulut dengan menurunkan pertumbuhan sel dan penyebaran.
SCoQE diharapkan dapat menunjukkan efektivitas antikanker untuk OSCC dengan menargetkan EGFR. Senyawa terbaik adalah costunolide dan dehydrocostus lactone. Penelitian ini memberikan wawasan tentang potensi antikanker qusthul hindi.
Penulis: Tim
Referensi: Arundina I, Budhy TI, Surboyo MDC, Iqbal M, Nurrahman CSA, Rahmalia MQ. Molecular Anticancer Potential Against Oral Squamous Cell Carcinoma: In Silico Study of Sesquiterpene Active Compounds in Qusthul Hindi (Saussurea costus) Specified Inhibiting Epidermal Growth Factor Receptor. Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences. 2024 Jun;20:143-150





