51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Potensi Kelompok Senyawa Asam Fenolat sebagai Kandidat Anti Inflamasi Melalui Hambatan

Peradangan atau inflamasi merupakan respon imun yang tidak teratur, ditandai pelepasan berlebihan dari mediator pro-inflamasi, seperti sitokin dan prostanoid, yang mengarah pada kerusakan jaringan dan berbagai kondisi patologis lainnya. Senyawa alami, terutama kelompok asam fenolat dari tanaman, saat ini menjadi pusat perhatian peneliti sebagai kandidat terapi yang potensial untuk menyembuhkan peradangan. Berdasarkan penelitian sebelumnya, telah dilaporkan aktivitas kelompok senyawa asam fenolat ini sebagai anti inflamasi tetapi mekanisme molekuler yang tepat sebagai dasar aktivitas anti-inflamasi tersebut masih belum sepenuhnya dapat dipahami.

Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memprediksi mekanisme molekuler yang mendasari sifat anti-inflamasi dari beberapa asam fenolat secara in silico. Target protein potensial dipilih berdasarkan analisis network pharmacology yang komprehensif,  dilanjutkan uji molekular doking, dan simulasi dinamika molekular  senyawa uji pada target reseptor yang dituju.

Berdasarkan analisis network pharmacology teridentifikasi TNF-α convertase sebagai target protein potensial untuk tujuan anti-inflamasi. Di antara senyawa yang diuji, asam klorogenat (−6,90 kkal/mol), asam rosmarinat (−6,82 kkal/mol), dan asam ellagat (−5,46 kkal/mol) menunjukkan afinitas pengikatan terkuat terhadap TNF-α convertase.

Simulasi dinamika molekul dilakukan dalam penelitian ini untuk menyelidiki stabilitas kompleks reseptor ligan dalam kondisi fisiologis. Berdasarkan simulasi dinamika molekular tersebut, diketahui dari ketiga asam fenolat tersebut, tampak bahwa asam klorogenat menunjukkan karakteristik pengikatan seperti ligan asli selama waktu pengujian 100ns, sedangkan kedua asam fenolat lainnya menunjukkan kondisi tidak stabil dalam interaksi dengan target protein (terjadi fluktuasi diatas 4Aº ditengah waktu pengujian). Hal ini menunjukkan adanya perubahan besar konformasi protein akibat pengikatan senyawa asam fenolik ini, yang menunjukkan dampak yang lebih besar pada aktivitas protein. Studi ini memberikan wawasan berharga mengenai mekanisme molekuler efek antiinflamasi senyawa-senyawa asam fenolat, khususnya melalui penekanan produksi TNF-α melalui hambatan pada TNF-α convertase.

Jurnal: Potential Utilization of Phenolic Acid Compounds as Anti-Inflammatory Agents through TNF-? Convertase Inhibition Mechanisms: A Network Pharmacology, Docking, and Molecular Dynamics Approach

AKSES CEPAT