Pada pulpa dewasa muda yang mengalami karies dalam, biasanya dapat menyebabkan pulpa terbuka dan jika dibiarkan akan diperlukan perawatan endodontik yang dapat menyebabkan pulpa non vital dan nantinya gigi mudah fraktur. Oleh karena itu konsep regenerasi jaringan pulpa telah menjadi perhatian untuk mempertahankan vitalitas gigi. Regenerasi jaringan dengan konsep rekayasa jaringan berpotensi untuk digunakan dalam dunia kedokteran gigi, termasuk di Konservasi Gigi. Rekayasa jaringan membutuhkan adanya sel stem, growth factor dan scaffold. Hidrogel scaffold berfungsi sebagai media tiga dimensi yang menyediakan cell homing process pada kompleks dentin pulpa dan mendukung adhesi, diferensiasi dan proliferasi sel yang membantu inisiasi pelepasan growth factor. Hidrogel scaffold juga dapat digunakan sebagai delivery drug yang dapat dibuat menjadi bentuk injeksi sehingga memudahkan dalam aplikasi di dalam kompleks dentin pulpa. Pulp dentin complex regeneration can be initiated by hydrogel scaffold application in the pulp.
Regenerasi Kompleks Dentin Pulpa
Regenerasi pulpa dapat terjadi dengan cara mempertahankan vitalitas pulpa gigi, dan pada beberapa kasus dilakukan terapi pulpa vital. Mekanismenya diawali dengan adanya eksistensi dari stem sel pulpa itu sendiri yang bersifat pluripoten yang dapat melepaskan faktor angiogenik maupun dentinogenesis sebagai proses perbaikan jaringan. Scaffold sendiri dapat menjadi ekstraseluler matriks tempat terjadinya proses tersebut, maupun mengandung bahan aktif yang diperlukan untuk perbaikan jaringan.
Scaffold Hidrogel
Studi terbaru menyatakan potensi scaffold yang diaplikasikan dalam bentuk hidrogel injeksi dan diperlukan juga sel progenitor, dan growth factor untuk memulai proses perbaikkan jaringan. Bahan natural maupun sintetik dengan beberapa kriteria tertentu dapat digunakan dengan beberapa keuntungan dan limitasi masing “ masing. Syarat dan kriteria bahan scaffold hidrogel juga perlu untuk diperhatikan.
Studi oleh Abbas, et al (2020) mengatakakan potensi formula komposit dari scaffold hydrogel berpotensi menggantikan perawatan endodontik konvensional. Hazzansadeh, et al (2021) mengatakan bahan injektabel dari PCL-PEG-PCL-kolagen dan nanohidroksiapatit berpotensi untuk digunakan sebagai regenerasi jaringan keras. Sharma, et al (2017) berpendapat bahwa injeksi hidrogel keratin merupakan bahan yang stabil, non toksik, biokompatibel, dan dapat mendukung reaski reparatif. Dari beberapa penelitian dapat disimpulkan bahwa scaffold hydrogel berpotensi dalam menginduksi regenerasi pulpa dentin. Scaffold dapat dicrosslinked dengan bahan lain yang dapat meningkatkan fungsi propertinya. Penelitian “ penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi potensi bahan “ bahan bioaktif di sekitar kita sehingga dapat mendukung terapi pulpa vital yang dapat digunakan pada aplikasi klinik di bidang kedokteran gigi.
Penulis: Drg. Elline SpKG , Prof. Dr. Kun Ismiyatin, drg., MKes., SpKG(K), Prof.Dr. Theresia Indah Budhy. S.,drg., M.Kes., Sp.PMM (K)
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
Elline1, Kun Ismiyatin2 Theresia Indah Budhy3. Hydrogel Scaffold in Pulp Dentin Complex Regeneration





