51动漫

51动漫 Official Website

Potensi spons laut Aaptos suberitoides untuk Pengobatan Penyakit Alzheimer

Aaptos suberitoides adalah salah satu spesies spons laut yang tergolong dalam familia Suberitidae. Spons ini berbentuk lobus atau gumpalan yang tidak beraturan berwarna coklat atau abu-abu dengan pori-pori yang terlihat jelas. Spons ini terutama dapat ditemukan di wilayah laut tropis dan subtropis, termasuk di wilayah perairan Indonesia. Hewan berpori ini dilaporkan kaya akan berbagai senyawa kimia yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa bioaktif yang terkandung dalam Aaptos suberitoides telah terbukti memiliki aktivitas sebagai antikanker, antivirus, antioksidan, antiinflamasi dan antibakteri.
Penelitian telah kami lakukan berfokus pada potensi spons laut A. suberitoides untuk pengobatan penyakit Alzheimer. Penelitian telah dilakukan sejak tahun 5 tahun terakhir, mengarah pada potensi senyawa alkaloid yang terkandung dalam A. suberitoides untuk pengembangan obat penyakit Alzheimer. Penelusuran yang telah dilakukan dimulai dengan menganalisis potensi ekstrak metanol A. suberitoides sebagai penghambat enzim asetilkolinesterase. Enzim ini memegang peranan penting dalam regulasi neurotransmitter asetilkolin di otak yang berdampak pada daya ingat atau memori serta kemampuan kognitif. Penghambatan terhadap enzim asetilkolinesterase merupakan salah satu strategi dalam pengobatan penyakit Alzheimer. Pemberian kolinesterase inhibitor pada penderita penyakit Alzheimer terbukti mampu memperbaiki fungsi kognitif pada penderita, misalnya memperbaiki memori, suasana hati, penalaran dan komunikasi.
Isolasi senyawa alkaloid pada A. suberitoides dilakukan dengan metode bioassay-guided isolation yang artinya bahwa setiap tahap pemisahan senyawa diikuti dengan pengujian bioaktivitas. Spons A. suberitoides diperoleh dari perairan Tulamben, Bali. Spons diekstraksi dengan metanol dan diklorometana. Ekstrak yang diperoleh selanjutnya dipartisi menggunakan n-heksana, etil asetat, dan air. Pengujian bioaktivitas dilakukan dengan metode penghambatan enzim asetilkolinesterase (AChE) dan butirilkolinesterase (BChE) dengan metode Ellman. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa fraksi air menunjukkan aktivitas yang kuat sehingga dilanjutkan dengan tahapan isolasi senyawa. Salah satu senyawa yang berhasil diisolasi adalah senyawa alkaloid aaptamine yang menunjukkan penghambatan kuat terhadap enzim AChE dan BChE. Analisis interaksi antara enzim AChE dan BChE dengan senyawa aaptamine secara in silico juga menunjukkan bahwa senyawa tersebut memiliki potensi yang setara dengan galantamine yang digunakan dalam pengobatan standar untuk penyakit Alzheimer. Potensi yang besar juga ditunjukkan oleh senyawa alkaloid lainnya pada kelompok benzo[de][1,6]-naphthyridine. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk isolasi senyawa benzo[de][1,6]-naphthyridine lainnya yang terdapat pada A. suberitoides.

Aaptos suberitoides (https://www.gbif.org/species/2251105)
Informasi lebih lanjut dapat dilihat pada publikasi kami pada:
https://jppres.com/jppres/aaptamine-and-derivatives-cholinesterase-inhibitor/

Kontributor: Dr. Suciati

AKSES CEPAT