51动漫

51动漫 Official Website

Potensi yang Belum Tergali dalam Penelitian Akuntansi

Potensi yang Belum Tergali dalam Penelitian Akuntansi
Photo by Altolim.com

Penelitian di bidang akuntansi telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Seiring dengan perubahan dinamis dalam lingkungan bisnis dan kemajuan teknologi, penelitian akuntansi terus berkembang untuk mengatasi tantangan yang muncul dan memahami dampaknya terhadap praktik dan kebijakan bisnis. Sebagai disiplin ilmu yang memainkan peran penting dalam mendukung fungsi keuangan, ekonomi, dan pengambilan keputusan di berbagai sektor, akuntansi perlu terus beradaptasi dan berinovasi. Dalam beberapa dekade terakhir, tren penelitian akuntansi mencerminkan perubahan mendalam dalam cara organisasi mengelola informasi keuangan dan melibatkan akuntansi dalam pengambilan keputusan strategis. Studi ilmiah yang dipublikasikan di jurnal-jurnal akuntansi tidak hanya berfokus pada metrik keuangan, tetapi juga pada dampak sosial (Zhurakovska, Nuzhna, & Tluchkevych, 2022). Penelitian yang dipublikasikan di luar jurnal akuntansi cenderung membahas topik-topik lebih spesifik dan metode baru yang memungkinkan identifikasi tren baik dalam jurnal akuntansi maupun non-akuntansi, sehingga memperkaya pertukaran ide secara lebih luas (Marrone et al., 2020).

Penelitian akuntansi saat ini mencakup berbagai tema yang mencerminkan kompleksitas bisnis global. Salah satu tren paling mencolok adalah dampak teknologi informasi dan komunikasi terhadap praktik akuntansi mengingat perkembangan digitalisasi yang pesat. Topik-topik penelitian akuntansi dibagi menjadi beberapa kategori: sistem informasi akuntansi, audit, keuangan, manajerial, perpajakan, dan lain-lain (Zhurakovska, Nuzhna, & Tluchkevych, 2022). Pergeseran paradigma dari fokus pada akuntabilitas keuangan menuju penekanan pada keberlanjutan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan dampak lingkungan telah terjadi. Fokus terbaru dalam jurnal-jurnal akuntansi mencakup hubungan antara akuntansi lingkungan dan CSR, teori pemangku kepentingan, serta hubungan dengan masyarakat dan pemerintah (Marrone et al., 2020). Penelitian akuntansi tidak hanya berkembang dalam hal topik tetapi juga dalam variasi metode penelitian yang digunakan. Metode penelitian akuntansi mencakup pendekatan arsip, analitis, eksperimental, dan lainnya. Pendekatan arsip sering digunakan karena ketersediaan data historis yang dapat dianalisis untuk memberikan gambaran yang lebih luas tentang peristiwa di dunia nyata. Metode eksperimental, meskipun jarang digunakan, memungkinkan pengujian teori melalui manipulasi variabel dalam kondisi terkontrol.

Dalam konteks Indonesia, sistem pengindeksan penelitian ilmiah dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional melalui SINTA (Science and Technology Index). SINTA dirancang untuk mencatat, mengindeks, dan mengevaluasi kinerja penelitian ilmiah yang dilakukan oleh peneliti di Indonesia, termasuk jurnal, konferensi, dan hasil penelitian lainnya. Dengan mengindeks karya ilmiah ini, SINTA memberikan gambaran komprehensif tentang perkembangan penelitian ilmiah di berbagai disiplin ilmu, terutama di bidang akuntansi. Ini membuka peluang untuk menangkap isu-isu yang muncul dan mengarahkan fokus penelitian pada bidang yang memiliki dampak signifikan di masa depan.

Metode Penelitian dan Hasil

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ide-ide baru dalam tren penelitian akuntansi. Dengan menerapkan metode penelitian tinjauan literatur, studi ini memetakan komposisi publikasi penelitian akuntansi terakreditasi di SINTA 2 dari tahun 2020 hingga 2022 secara spesifik berfokus pada topik, metode, jurnal, penulis, dan universitas. Hasilnya menunjukkan peningkatan dalam penelitian akuntansi tetapi tidak sebanding dengan jumlah sitasi yang menunjukkan terjadinya penurunan kualitas publikasi. Topik penelitian umumnya didominasi oleh aspek keuangan, sedangkan topik sistem informasi akuntansi (SIA) paling sedikit diminati. Mayoritas metode penelitian menggunakan pendekatan arsip (archival) dan metode eksperimental paling sedikit digunakan. Analisis ini memberikan gambaran tentang urgensi pengembangan pendidikan di Indonesia.

Dalam konteks penulis, penelitian ini menemukan bahwa lulusan sarjana masih mendominasi sebagai penulis penelitian karena jumlah mereka yang lebih besar dibandingkan dengan lulusan magister dan doktor, serta beberapa peraturan yang mengharuskan lulusan sarjana untuk melakukan penelitian sebagai syarat kelulusan. Temuan lainnya menunjukkan bahwa topik penelitian masih terfokus pada akuntansi keuangan, sementara penelitian di bidang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) masih terbatas. Hal ini mencerminkan konsentrasi fokus penelitian pada aspek tertentu dari akuntansi dengan penelitian SIA dianggap menantang karena perlu mengintegrasikan dua disiplin ilmu.

Penulis : Novrys Suhardianto, Dirgahayu Almi Mahati, Iman Harymawan, Dian Agustia

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

Baca juga: Sinergi antara Modal Intelektual dan Efisiensi Biaya di Bank Syariah

AKSES CEPAT