51动漫

51动漫 Official Website

Prodi Paramedik Veteriner UNAIR Berikan Pelatihan Olah Limbah Ternak Ruminansia Jadi Pupuk Organik

UNAIR NEWS – Peningkatan harga pupuk kimia serta pembatasan subsidi merupakan permasalahan tersendiri yang dihadapi oleh petani.  Penggunaan pupuk kimiawi secara terus menerus juga dapat mengganggu keseimbangan unsur hara di dalam tanah. Mayoritas petani di daerah juga mempunyai ternak untuk dipelihara.

Daerah Tuban merupakan daerah agraris dengan mayoritas penduduk adalah petani dan peternak. Sapi potong, kambing, dan domba paling banyak dipelihara oleh masyarakat setempat. Pengembangbiakan ternak sapi potong maupun kambing atau domba diikuti oleh peningkatan limbah peternakan.

Saat ini, limbah ternak (feses) belum dimanfaatkan dengan baik. Penyebabnya, pencemaran lingkungan yang dapat menjadi sumber masalah kesehatan penduduk setempat.

D-III Paramedik Veteriner Fakultas Vokasi melakukan alih teknologi di Desa Selogabus Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban terhitung pada bulan Agustus hingga September. Alih teknologi itu melalui PKM Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Limbah Ruminansia untuk mengubah limbah peternakan menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Pembuatan pupuk organik dengan memanfaatkan mikroorganisme dilakukan secara aerobik.

淟imbah ruminansia baik sapi ataupun kambing dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik karena banyak mengandung zat-zat yang dapat memulihkan unsur hara di dalam tanah, ungkap Dr Miyayu Soneta Sofyan drh MVet selaku pembicara.

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari komunikasi personal dengan warga setempat terkait dengan banyaknya limbah ternak yang belum dikelola dan naiknya harga pupuk kimia.

淗arapan dari terselenggaranya acara ini adalah dapat mencarikan solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal, ungkap Siti Eliana Rochmi drh MSi selaku ketua kegiatan.

Pemerintah desa setempat sangat mengapresiasi kegiatan PKM yang dilakukan oleh Fakultas Vokasi UNAIR. Sebab, UNAIR telah memberikan solusi permasalahan yang ada di desa khususnya bidang kesehatan hewan.

淧engolahan limbah ternak ruminansia menjadi pupuk organik merupakan langkah yang tepat dalam mengatasi masalah pupuk bagi petani di daerah kami, ungkap Idrus Rasyidi SE selaku Kepala Desa Selogabus.

淪emoga setelah acara ini masyarakat lebih terampil dalam membuat pupuk organik dengan bahan baku kotoran ternak sehingga tidak ada lagi limbah ternah yang menumpuk, tambahnya. (*)

AKSES CEPAT