51动漫

51动漫 Official Website

Prof Ririn Tegaskan Pentingnya Artificial Inteligence pada Industri Pariwisata Halal

Prof Dr Ririn Tri Ratnasari SE MSi saat menyampaikan orasinya dalam pengukuhan guru besar UNAIR. (Foto: Humas UNAIR)
Prof Dr Ririn Tri Ratnasari SE MSi saat menyampaikan orasinya dalam pengukuhan guru besar UNAIR. (Foto: Humas UNAIR)

UNAIR NEWS – Pariwisata halal di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal itu terbukti bahwa pada tingkat global, Indonesia menduduki peringkat pertama bersama Malaysia. Selain itu, setelah pulihnya pandemi Covid-19, berbagai sektor seperti pariwisata, resor ramah muslim, hotel, dan restoran akan mengalami pertumbuhan besar di tahun-tahun mendatang.

Hal tersebut Prof Dr Ririn Tri Ratnasari SE MSi sampaikan dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar yang berjudul Pengembangan Pariwisata Halal Berbasis Teknologi, Sudah Saatnya Menguatkan Sumber Daya Manusia Melalui Sertifikasi Profesional. Kegiatan upacara pengukuhan tersebut terlaksana pada Kamis (7/9/2023) di Aula Garuda Mukti, 51动漫 (UNAIR).

淭eknologi menjadi salah satu instrumen penting untuk pengembangan wisata halal, misalnya teknologi Artificial Intelligence (AI), ungkapnya.

Manfaat AI untuk Tingkatkan Wisatawan

Prof Ririn menyampaikan bahwa AI mendukung otomatisasi pengembangan pariwisata halal. Pengelolaan pariwisata yang cerdas telah memberikan banyak peluang bagi perusahaan. AI dapat mengembangkan jaringan yang kuat untuk membangun ekosistem dan menghubungkan semua anggota secara dinamis.

Selain itu, di masa mendatang, pariwisata juga akan melibatkan teknologi robotik karena wisatawan ingin mendapatkan pengalaman layanan yang lebih tinggi. AI akan membantu wisatawan muslim dalam memilih destinasi dan paket perjalanan yang sesuai dengan pemasaran di situs perusahaan dan jaringan media sosial selama fase perencanaan.

淲isatawan juga dapat memperoleh data langsung dari alat bertenaga AI seperti chatbots. Chatbots dapat membantu perjalanan Muslim mengenali beberapa hal yang relevan dengan perencanaan perjalanan Islam, tambah Guru Besar bidang Ilmu Pemasaran Islam tersebut.

Menurutnya, AI memainkan peran penting dalam mengevaluasi dan mengubah sejumlah data besar di media sosial yang akan menjadi informasi yang berguna. AI menawarkan solusi yang kuat untuk wisatawan muslim, seperti analitik media sosial dan kerangka kerja rekomendasi pariwisata untuk informasi.

Pentingnya Sertifikasi Profesional

Tetapi, sebaik-baiknya teknologi, menurutnya, AI memiliki tantangan tersendiri, salah satunya perihal keamanan data. Selain itu, tantangan lain seperti biaya awal yang tinggi dalam penelitian dan pengembangan, investasi terus-menerus untuk menjaga data selalu update, kebutuhan akan ahli AI dengan biaya tambahan, masalah etika, moral, dan hukum juga perlu dicermati.

淯ntuk mengoptimalkan AI, maka butuh dukungan dari Sumber Daya Manusia yang mampu mengelola pariwisata halal berbasis teknologi AI yang ahli dan kompeten, ujarnya.

Menurutnya, penguatan SDM profesional dapat melalui berbagai sertifikasi professional, khususnya bagi SDM yang bekerja pada sektor pariwisata halal. Saat ini, tidak semua SDM yang bekerja di industri memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan pekerjaannya. Sehingga perlu adanya sertifikasi untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi.

淒alam hal ini, Kementerian Pariwisata dapat menyiapkan kurikulum berbasis digital. Seperti, pemasaran digital, kewirausahaan digital, bahkan pelayanan berbasis digital, tegas Guru UNAIR aktif ke-38 tersebut

Penulis : Afrizal Naufal Ghani

Editor  : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT