Stunting adalah masalah umum pada anak-anak dengan malnutrisi kronis di Indonesia. Pemerintah telah meluncurkan program makanan tambahan, tetapi hasilnya masih kurang memuaskan. Hal ini mungkin disebabkan oleh anemia dan penyakit komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil anemia dan penanda inflamasi pada anak-anak stunting di bawah dua tahun.
Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan dari Desember 2023 hingga Maret 2024 di laboratorium dua rumah sakit dengan sampel dari berbagai pusat kesehatan di Jawa Barat, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Data diperoleh melalui wawancara, pengukuran antropometri, dan pemeriksaan laboratorium (hematologi, biokimia, dan penanda inflamasi).
Anak-anak stunting menunjukkan berbagai profil anemia dan penyakit komorbid yang beragam, termasuk talasemia, anemia defisiensi besi, dan penyakit inflamasi. Penilaian rutin profil anemia dan penanda inflamasi pada fasilitas kesehatan primer direkomendasikan untuk mendukung intervensi yang lebih tepat sasaran.
Penulis: Prof. Dr. Aryati, dr., M.S., Sp.PK(K)
Link:
Baca juga: Studi Retrospektif di Satu Pusat Mengenai Infeksi Bakteri Setelah Stroke Iskemik Akut





