UNAIR NEWS – Mahasiswa BBK 7 melaksanakan program CETAR: Celengan Target Anak Rajin sebagai upaya penanaman literasi keuangan sejak usia dini kepada siswa sekolah dasar di Desa Kradenanrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Program ini menyasar seluruh siswa kelas 16 di MI Darul Ulum dan SDN Kradenanrejo dengan total 152 siswa yang terlibat.
Permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Kradenanrejo adalah masih rendahnya kebiasaan menabung pada anak sekolah dasar. Kondisi sosial ekonomi masyarakat yang didominasi keluarga dengan pendapatan menengah ke bawah menyebabkan anak belum terbiasa mengelola uang saku secara terencana, sehingga diperlukan intervensi edukatif sejak dini.
Menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa BBK 7 merancang program CETAR secara bertahap dan sistematis. Program ini mencakup sosialisasi literasi keuangan dasar, pembagian celengan target berbasis kelas, pelaksanaan menabung terjadwal dengan nominal fleksibel, serta monitoring dan awarding sebagai bentuk evaluasi dan motivasi siswa.
Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa, 13 Januari 2026 melalui sosialisasi gemar menabung dan pembagian celengan target di MI Darul Ulum dan SDN Kradenanrejo. Pada tahap ini, mahasiswa BBK 7 menjelaskan pentingnya menabung, perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta mekanisme celengan target sebagai media pembelajaran.
Kegiatan dilanjutkan pada Rabu, 21 Januari 2026 di MI Darul Ulum dengan senam pagi bersama siswa dan guru untuk menciptakan suasana belajar yang aktif. Setelah itu, dilakukan pemantauan isi celengan di tiap kelas guna melihat perkembangan tabungan serta konsistensi siswa.
Pemantauan dan awarding dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026 di SDN Kradenanrejo serta Senin, 26 Januari 2026 di MI Darul Ulum melaksanakan kegiatan awarding. Kepala Sekolah SDN Kradenanrejo menyampaikan, 淧rogram CETAR ini bisa lebih efisien bagi siswa dalam menabung karena ada target yang jelas. Salah satu guru MI Darul Ulum menambahkan, 淧rogram ini bagus untuk melatih tanggung jawab dan kebiasaan menabung siswa.
Melalui program CETAR, siswa mulai terbiasa menabung secara rutin, bekerja sama mengelola kas kelas, serta memahami dasar perencanaan keuangan sederhana. Dampak ini mendukung SDGs 1 No Poverty melalui pembiasaan finansial preventif dan SDGs 4 Quality Education melalui pendidikan literasi keuangan sejak dini.
Penulis: Muhammad Rafi Arliansyah





