Mahasiswa BBK 7 51动漫 melaksanakan program kerja Optimalisasi UMKM melalui Digitalisasi Usaha dengan melakukan pendampingan secara langsung kepada pelaku usaha di wilayah Kelurahan Manyar Sabrangan IV. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode kunjungan door to door ke setiap lokasi usaha sebagai bentuk pendekatan personal, sehingga pelaku UMKM dapat memahami serta menerima pemanfaatan teknologi digital secara lebih mudah, praktis, dan sesuai dengan kebutuhan usaha masing-masing.
Program kerja ini menjadi salah satu kontribusi nyata mahasiswa BBK 7 UNAIR dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan nomor 8 tentang Decent Work and Economic Growth serta nomor 9 mengenai Industry, Innovation, and Infrastructure. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa menawarkan bantuan kepada pelaku UMKM untuk mendaftarkan lokasi usaha mereka ke Google Maps agar lebih mudah ditemukan pelanggan, sekaligus membantu proses pembuatan QRIS sebagai alternatif metode pembayaran non-tunai yang dinilai lebih cepat, aman, dan efisien.
Setelah proses pendaftaran lokasi usaha dan aktivasi QRIS selesai dilakukan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pencatatan keuangan menggunakan aplikasi BukuWarung. Pada tahap ini, pelaku UMKM diperkenalkan dengan fitur-fitur dasar aplikasi, seperti pencatatan pemasukan, pengeluaran, utang-piutang, serta pengelolaan transaksi harian, sehingga pengelolaan keuangan usaha dapat dilakukan secara lebih terstruktur, akurat, dan meminimalkan kesalahan pencatatan manual yang selama ini sering terjadi.
Salah satu pelaku UMKM RW 02 Manyar Sabrangan turut menyampaikan kesan positif terhadap pendampingan yang diberikan mahasiswa. 淎plikasi yang telah diajarkan dapat mempermudah pencatatan keuangan karena semua pemasukan dan pengeluaran bisa tercatat lebih rapi. Meskipun awalnya terasa sedikit kompleks, lama-kelamaan jadi lebih mudah dipahami dan sangat membantu dalam mengelola usaha sehari-hari, ucapnya. Pendekatan langsung yang dilakukan secara personal ini mendapatkan respons yang baik dari masyarakat karena pelaku usaha merasa lebih nyaman ketika pendampingan dilakukan di tempat usaha masing-masing. Melalui program ini, mahasiswa BBK 7 UNAIR berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha, serta memperkuat daya saing ekonomi lokal di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.
Penulis : Mahasiswa BBK 7 Manyar Sabrangan





