Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) Ke-7 UNAIR melaksanakan program unggulan bertajuk Green Cycle & Citrakara yang mengintegrasikan upaya pelestarian lingkungan dengan penguatan kapasitas ekonomi masyarakat, sejalan dengan SDGs nomor 15 (pelestarian ekosistem daratan), nomor 8 (pertumbuhan ekonomi berkelanjutan), dan nomor 4 (pendidikan berkualitas).. Program ini terlaksana di Balai Desa Plososetro, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Kegiatan ini menggabungkan dua program kerja, yakni Green Cycle dan CITRAKARA. Pada pelaksanaannya, Green Cycle difokuskan pada edukasi dan praktik pengelolaan lingkungan berbasis solusi sederhana dan berkelanjutan. Program ini mensosialisasikan mengenai manfaat biopori sebagai lubang resapan sekaligus media kompos alami serta pembuatan eco enzyme sebagai cairan hasil fermentasi limbah dapur yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Selain itu, menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait meningkatnya populasi eceng gondok di Rawa Setro, mahasiswa BBK 7 UNAIR turut menyampaikan hasil studi pustaka mengenai pemanfaatan eceng gondok menjadi pupuk organik padat untuk tanaman hortikultura.
Sementara itu, CITRAKARA diarahkan pada penguatan kapasitas dan citra UMKM di Desa Plososetro agar lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital. Dalam kegiatan ini, mahasiswa BBK 7 UNAIR memberikan sosialisasi dasar pengelolaan usaha, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, serta pelatihan penggunaan aplikasi Canva untuk menghasilkan konten visual yang sederhana, menarik, dan konsisten.
Kepala Desa Plososetro, Midkhol Huda, S.Pd. menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. Ia mengatakan bahwa dengan adanya program sosialisasi tersebut, masyarakat desa dapat mengoptimalkan sumber daya manusia dan potensi desa dalam mendorong pelestarian lingkungan serta penguatan UMKM. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Plososetro, baik dalam peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan maupun penguatan kapasitas ekonomi lokal.
Penulis : Mahasiswa BBK 7 Desa Plososetro





