51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Program WIRA DESA Dorong Ekonomi Desa Lewat Budidaya Maggot BSF, Mendukung SDGs 8 dan SDGs 12

Mahasiswa KKN BBK 7 51¶¯Âþ sedang menunjukkan proses pengolahan maggot menjadi pakan ternak kepada warga Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam budidaya maggot BSF
Mahasiswa KKN BBK 7 51¶¯Âþ sedang menunjukkan proses pengolahan maggot menjadi pakan ternak kepada warga Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, pada Jumat (23/01/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam budidaya maggot BSF sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pakan alternatif yang ramah lingkungan.

UNAIR NEWS “ Mahasiswa Program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 51¶¯Âþ (UNAIR) menghadirkan program inovatif bertajuk WIRA DESA (Maggot untuk Lingkungan dan Ternak) pada hari Jum™at (23/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan potensi lokal berupa maggot BSF sebagai pakan ternak alternatif. Selain itu, program ini bertujuan untuk menekan biaya pakan bagi peternak, menciptakan peluang usaha baru bagi pemuda desa, serta mendukung pengelolaan sampah organik yang lebih ramah lingkungan.

Program WIRA DESA merupakan kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan hasil budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang diolah menjadi pakan ternak dan ikan. Program ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya sampah organik desa yang belum dikelola optimal serta tingginya biaya pakan ternak. Kegiatan meliputi proses budidaya maggot, pengolahan maggot menjadi produk kering/tepung, pengemasan, hingga pemasaran sebagai produk pakan alternatif yang bernilai jual. Inovasi program ini terletak pada integrasi pengelolaan sampah organik dengan pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal desa.

Kolaborasi Masyarakat Desa untuk Mengolah Maggot BSF Menjadi Peluang Ekonomi untuk Solusi Desa


Program WIRA DESA adalah cara inovatif untuk memanfaatkan potensi lokal desa melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Program ini menawarkan solusi untuk mengelola sampah organik dan mendorong pembentukan kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa. Maggot BSF digunakan sebagai pakan ternak alternatif karena nilai gizinya yang tinggi dan biaya produksinya yang lebih murah daripada pakan komersial.

Keterlibatan aktif masyarakat mendukung program WIRA DESA ini. Masyarakat bertanggung jawab atas budidaya maggot dan produksi pakan ternak mulai dari mengumpulkan sampah organik hingga menjaga maggot.

Sementara itu, pemuda desa berkontribusi besar pada pengolahan lanjutan, pengemasan, dan promosi pakan ternak berbahan maggot. Dalam membangun ekonomi desa yang berkelanjutan, kerja sama antar generasi menciptakan sinergi.

Produk Pakan Ternak yang Siap Dijual

Program WIRA DESA berhasil mengembangkan pakan ternak berbahan maggot yang siap dipasarkan melalui berbagai kegiatan budidaya dan pengolahan. Produk ini dikemas secara sederhana namun layak jual, dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha desa.
Diharapkan keberadaan produk ini akan memenuhi kebutuhan peternak lokal dan sekaligus membuka peluang pasar baru.

Dampak Nyata terhadap Ekonomi dan Lingkungan

Ketika WIRA DESA digunakan, ada manfaat yang dapat diukur. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya dan pengolahan maggot, penurunan jumlah sampah organik yang tidak dikelola, dan munculnya aktivitas ekonomi baru di desa Watuagung.

Tim BBK 7 Watuagung juga menambahkan, “Proyek ini nggak cuma bersih-bersih lingkungan, tapi juga bikin kantong petani sedikit lebih tebal.” Dengan begitu, proyek ini tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tapi juga mendorong peningkatan ekonomi lokal secara nyata.

Program WIRA DESA mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 12 Responsible Consumption and Production melalui pengelolaan sampah organik secara bertanggung jawab, serta SDGs 8 Decent Work and Economic Growth dengan menciptakan peluang kerja dan aktivitas ekonomi baru berbasis potensi lokal desa.

Penulis: Dimas Ananda Prasetyo dan Nadia Wahyu Adinda

AKSES CEPAT