UNAIR NEWS Tizar Dwi Satyoputro, mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Departemen Obstetri dan Ginekologi 51动漫, meraih juara II lomba poster presentation. Lomba itu ada dalam rangkaian acara konferensi International Society for the Study of Hypertension in Pregnancy (ISSHP). Yakni, konferensi yang diadakan sebuah komunitas preeklamsia yang berpusat di Jerman.
Konferensi pada 710 Oktober tersebut diikuti tak kurang dari 500 peserta. Untuk lomba poster, Tizar bersaing dengan 50 peserta yang lain. Mereka terdiri atas dokter umum, bidan, spesialis kandungan, juga PPDS Obgyn seperti dirinya yang berasal dari perguruan tinggi maupun rumah sakit pendidikan di Indonesia.
漇angat tidak menyangka. Ini lomba yang kali pertama saya ikuti. Dan langsung meraih juara II, ungkap Tizar.
Dalam lomba poster tersebut, dia membuat poster berjudul Difference Between Dexamethasone and Methylprednisolone in Hellp Syndrome Treatment: Evidence From Dr. Soetomo General Hospital.
Konferensi ISSHP Indonesia yang ke-3 itu diselenggarakan di Hotel Hilton, Bandung, dengan judul 漈he 3rd Biennial Congress of ISSHP Indonesia. Pada konferensi tersebut, Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dan Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung bertindak sebagai tuan rumah acara.
Topik yang diangkat pada konferensi itu adalah 淣ew Insight: Pathophysiology, 淭he Global Pregnancy Collaboration (COLAB), 淩isk Factors and Biomarker, dan 淓arly Detection, Prevention, Management and Long Term Consequences.
Ada beberapa pengalaman yang menarik yang Tizar dapatkan saat mengikuti konferensi tersebut. Salah satunya, terlibat dalam konferensi yang bereputasi cukup tinggi karena diadakan sebuah lembaga besar dengan menghadirkan banyak pembicara yang berpengalaman dari luar negeri.
Selain itu, yang pasti, Tizar mendapat update manajemen tentang preeklamsia. Dia juga memperoleh teman-teman baru yang menggeluti bidang serupa dengan dirinya.
Dalam menyusun poster presentation tersebut, Tizar mendapat banyak bimbingan dari aktivitas praktik dr. Manggala Pasca Wardhana, SpOG, dokter yang bertugas di RS Dr. Soetomo Surabaya. Tizar mengakui, dokter Manggala memberikan banyak masukan terhadap dirinya.
滵okter Manggala sangat kritis mengoreksi hasil penelitian saya. Beliau sangat perfect dalam memberikan penilaian, tuturnya.
Dalam lomba itu, diambil lima juara terbaik. Masing-masing adalah Juara I, III, Harapan II dari Universitas Sriwijaya; Juara II dari UNAIR; serta Juara Harapan I dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. (*)
Penulis: Binti Q. Masruroh
Editor: Feri Fenoria





