51动漫

51动漫 Official Website

Respons Dosis Non-Monotonik Eleutherine palmifolia terhadap Berat Janin pada Model Preeklampsia

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Preeklampsia merupakan penyebab tertinggi kematian ibu hamil dan bayi di dunia. Diperkirakan terjadi kematian ibu sebesar 76.000 dan 500.000 kematian bayi di seluruh dunia setiap tahunnya akibat preeklampsia. Preeklampsia mempengaruhi 2-10% kehamilan di seluruh dunia, prevalensi kejadian preeklamsia di Indonesia berkisar antara 3-10%. Preeklampsia adalah merupakan sindroma penyakit pada kehamilan dengan gejala hipertensi dan proteinuria setelah kehamilan memasuki usia 20 minggu. Penyebab preeklampsia sampai saat ini masih belum jelas, meskipun sudah banyak sekali penelitian yang dilakukan. Banyak faktor yang turut berperan pada kejadian preeklampsia seperti maladaptasi sistem kardiovaskuler ibu, ketidakseimbangan faktor angiogenik dan stress oksidatif. Tatalaksana preeklampsiafokus pada pengendalian tekanan darah, pencegahan kejang, dan manajemen persalinan, melibatkan pemantauan ketat, obat antihipertensi dan antikejang, serta manajemen persalinan, dengan tujuannya mengurangi risiko komplikasi pada ibu dan janin. Eleutherine palmifolia atau Umbi bawang Dayak mengandung senyawa aktif yang mungkin bermanfaat untuk mengobati hipertensi selama kehamilan, seperti alkaloid, tanin, saponin, dan flavonoid, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ekstrak umbi bawang Dayak memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antihipertensi. Bioaktif bawabg Dayak ini mungkin bermanfaat dalam mengelola preeklampsia, yang melibatkan stres oksidatif dan sel endotel Selain itu, studi in vitro menunjukkan bahwa eleutherinone, senyawa aktif yang diisolasi dari Eleutherine palmifolia, dapat melindungi sel endotel dari cedera oksidatif. Namun, terlepas dari potensi manfaat ini, beberapa fitokimia yang terdapat dalam Eleutherine palmifolia, seperti alkaloid dan flavonoid, diketahui dapat menembus plasenta dan dapat mengganggu organogenesis janin, terutama dalam kondisi patologis atau dosis tinggi. Alkaloid juga dikaitkan dengan efek neurotoksik dan gangguan endokrin dalam penelitian pada hewan, sementara flavonoid dapat menimbulkan toksisitas reproduksi dan perkembangan pada konsentrasi tinggi.

Pengujian teratogenisitas suatu bahan atau obat merupakan komponen penting dari evaluasi keamanan praklinis, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi toksisitas terhadap janin, seperti pembatasan pertumbuhan, malformasi eksternal, atau kelainan organ, selama organogenesis. Hingga saat ini, data atau penelitian mengenai potensi teratogenik ekstrak umbi bawang Dayang (Eleutherine palmifolia) masih terbatas, terutama pada kehamilan yang mengalami komplikasi preeklampsia. Kami melakukan penelitian menggunakan tikus BALB/c hamil (satu induk per kelompok) dengan preeklampsia yang diinduksi oleh antibodi anti-Qa-2. Ekstrak umbi Eleutherine palmifolia diberikan secara oral dengan dosis 90, 100, dan 125 mg/kg dari hari kehamilan ke-4 hingga ke-18. Sebanyak 36 janin dievaluasi untuk morfologi eksternal, viabilitas, berat janin dan plasenta, dan panjang tubuh. Hasil penelitian kami menunjukkan tidak ada malformasi eksternal diamati di seluruh kelompok. Namun, kelompok dosis rendah menunjukkan penurunan berat janin dan plasenta dibandingkan dengan kelompok kontrol, sedangkan dosis sedang dan tinggi menghasilkan hasil pertumbuhan yang hampir normal. Karena setiap kelompok hanya berisi satu induk, temuan ini diperlakukan sebagai sinyal awal yang menunjukkan kemungkinan respons dosis non-monotonik (hormetik), di mana dosis suboptimal mungkin gagal memberikan perlindungan antioksidan yang cukup terhadap stres oksidatif plasenta dan vaskular, sedangkan dosis yang lebih tinggi mengembalikan perkembangan janin mendekati normal. Ekstrak Eleutherine palmifolia tidak bersifat teratogenik secara morfologis tetapi mempengaruhi pertumbuhan janin, bergantung pada dosis, tetapi penelitian hanya satu induk per kelompok, sehingga temuan ini harus ditafsirkan secara deskriptif dan kehati-hatian.

Disarikan dari artikel dengan judul: 淣on-Monotonic Dose Response of Eleutherine palmifolia on Fetal Weight in a Preeclampsia Model: Morphological Safety and Growth Concerns yang diterbitkan bulan Januari 2026 di Advances in Animal and Veterinary Sciences, Vol. 14 No. 1, Halaman: 90-8. Link:

Penulis:

Prof. Dr Irwanto,dr SpA(K)

Scopus ID 59912681400

Departemen Ilmu Kesehatan Anak

Fakultas Kedokteran 51动漫

AKSES CEPAT