UNAIR NEWS – Mahasiswa KKN UNAIR menggelar demonstasi cairan Eco Enzyme di Desa Punjul, Kediri, bertajuk ECO-PUNJUL pada Jum檃t pagi (27/1/2023).Mengingat, Kediri, menjadi salah satu penghasil smapah tertinggi di Jawa Timur, mencapai 3.500 m虏 perhari.
Penanggung jawab kegiatan Diva Adinda Purnamasari mengungkapkan, warga desa kerap membuang sampah ke lahan kosong yang bukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Akibatnya, terjadi penimbunan sampah yang berdampak buruk pada lingkungan.
淪ampah yang tidak tertangani oleh DLH sendiri terhitung 3.000 m虏. Tentu, Hal ini dapat berpotensi pada pencemaran lingkungan hingga bencana, katanya.
Diva mengungkapkan, kegiatan tersebut menyasar anggota PKK sebagai perwakilan ibu rumah tangga desa. Dalam hal itu, jumlah peserta demonstrasi sangat tinggi. Mengingat, produk akhir dari pelatihan itu berupa produk ramah lingkungan yang bernilai guna serta ekonomis.

Dalam pelatihan tersebut, Farrel Christian Tomo menjadi pemateri. Ia menjelaskan, eco enzyme merupakan larutan zat organik dari proses fermentasi sisa sampah organik, gula, dan air.
Dalam kesempatan tersebut, Farrel dan sembilan rekannya berinisiasi mengadakan pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai pemanfaatan sampah dapur rumah tangga. Selain itu, pelatihan itu bertujuan untuk memanfaatkan sampah dapur guna mengurangi penghasilan sampah di Desa Punjul.
Menurut Farrel, bahan-bahan pembuatan eco enzyme berasal dari sayur dan buah-buahan yang tidak keras, tidak berlemak, dan tidak termasak. Langkah berikutnya adalah mencampur limbah tersebut dengan gula merah dan air, rasionya 10:3:1.
淪etelah cairan eco enzyme dibiarkan selama 3 bulan, hasil akhirnya dapat menjadi produk lain yang layak guna, imbuhnya.
Dalam pelatihan tersebut, Farrel mendemonstrasikan cara pengolahan eco enzyme menjadi produk sabun cuci piring. Caranya, mencampurkan 125ml cairan eco enzyme, 375ml air mendidih, 63gr garam, dan larutan MES secukupnya.
淧roduk sabun cuci piring akan siap pakai ketika warna cairan terlihat bening atau transparan, imbuhnya lagi.
Penulis: Azka Fauziya
Editor: Feri Fenoria





