UNAIR NEWS Departemen Research and Development periode 2025/2026 51动漫 (UNAIR) hadirkan kegiatan edukatif melalui program Kunjungan Edukasi: Siaga Sejak Dini, Membangun Generasi Tangguh Berbasis Kelestarian Alam. Bertempat di Taman Flora Surabaya pada Minggu (30/11/2025), kegiatan ini diikuti oleh 51 anak dari Rumah Belajar Insani Panjang Jiwo dan Rumah Belajar Surga Sukomanunggal binaan mereka.
Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Ketua SCOLAH-UNAIR Mengajar 2025/2026, Shafrina, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi mahasiswa terhadap Tridharma Perguruan Tinggi. 淜ita ini sedang menjalankan pengabdian masyarakat, tapi fokusnya pada pendidikan dasar. Karena lewat pendidikan, kita membangun fondasi bangsa dari akarnya, dari anak-anaknya, ujarnya menegaskan.

Ia menambahkan, tidak semua anak di Surabaya memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah atau mengikuti kegiatan belajar di luar ruang. Karena itu, UNAIR Mengajar berupaya membuka akses dan menghadirkan pengalaman baru. 淏anyak dari mereka yang belum pernah ikut study tour pembelajaran lapangan. Jadi kami ingin mereka dapat pengalaman yang tidak semua anak bisa rasakan, tambahnya.
Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan literasi publik. Shafrina menuturkan bahwa edukasi tidak berhenti pada aktivitas lapangan saja. 淜ami selalu menindaklanjuti setiap kegiatan dengan laporan dan konten edukatif di Instagram, Medium, dan YouTube. Jadi aksi kami di lapangan juga selaras dengan upaya meningkatkan awareness masyarakat, jelasnya.
Bentuk Apresiasi Serta Edukasi
Sementara itu, Ilham Insanul Rajizi, PIC Program Kunjungan Edukasi, menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi bagi anak-anak yang rutin hadir di kelas rumah belajar. Mereka diajak mengenal flora dan fauna secara langsung, mulai dari hewan yang berada di area Taman Flora hingga tanaman obat keluarga di Taman Toga. 淔lora dan fauna itu dekat dengan kehidupan kita, tetapi seringkali kita justru jauh dari mereka. Padahal kualitas lingkungan sangat bergantung pada hubungan manusia dengan alam, tuturnya.
Ilham menegaskan bahwa seluruh kegiatan ini diberikan secara gratis agar para anak asuh semangat untuk belajar. 淗arapan kami sendiri, adik asuh dapat lebih aware dengan lingkungan entah itu hewannya atau tanamannya. Biar kita bisa menjaga kelangsungan hidup mereka supaya kita juga nyaman dalam kehidupan selanjutnya, pungkas Ilham.
Penulis: Panca Ezza Aisal Saputra
Editor: Yulia Rohmawati





