51动漫

51动漫 Official Website

Sederhanakan Kode Lewat Effix AI, Tim Mahasiswa UNAIR Raih Juara III di Kompetisi Hackathon

Tim Case Release berhasil meraih juara 3 Creative Innovator pada ajang Hackathon di Fakultas Vokasi (FV) Kampus Dharmawangsa - B UNAIR, Jumat (10/4/2026). (Foto: Istimewa)
Tim Case Release berhasil meraih juara 3 Creative Innovator pada ajang Hackathon di Fakultas Vokasi (FV) Kampus Dharmawangsa - B UNAIR, Jumat (10/4/2026). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Prestasi membanggakan kembali datang dari bidang teknologi 51动漫 (UNAIR). Tim Case Release berhasil meraih prestasi sebagai juara tiga Creative Innovator pada ajang Hackathon nasional yang diselenggarakan oleh Refactory. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Sarjana Terapan Teknik Informatika, Fakultas Vokasi (FV), bertempat di Kampus Dharmawangsa-B UNAIR pada Jumat (10/4/2026).

Tim Case Release terdiri dari Hensa Hendy Anugrah Ebenezer Situngkir (), Reizo Nararya Alinandito (FTMM), Afnan Nadhir (FTMM), dan Sakha Imtinan (). Mereka menciptakan inovasi digital yang diberi nama Effix.ai: Your AI Code Optimizer.

Reizo menjelaskan bahwa saat ini  banyak pemula maupun profesional mengandalkan Artificial Intelligence (AI) untuk membuat aplikasi. Namun, AI sering memberikan script yang kurang optimal atau terlalu panjang. Hal itu berisiko memperlambat performa aplikasi dan meningkatkan potensi bug.

“Kami menciptakan Effix.ai bukan sekadar untuk mereview kode, tapi untuk melakukan optimasi struktur internalnya. Hasilnya, kode menjadi lebih ringkas, namun output yang dihasilkan tetap sama persis dengan aslinya,” jelasnya. 

Afnan mengungkapkan bahwa inovasi yang mereka ciptakan memiliki keunggulan tersendiri. 淜eunggulan utama dari inovasi ini adalah tidak hanya memberikan review atau skor namun juga melakukan optimasi langsung, sebuah fitur yang sejauh ini belum ditemukan pada alat bantu pemrograman lainnya, jelasnya. 

Dibalik pencapaian tersebut, Hensa mengatakan bahwa tim sempat mengalami kesulitan. 淭antangan yang kami hadapi yakni teknis dalam mengintegrasikan front-end dan back-end. pihak penyelenggara mewajibkan penggunaan beberapa perangkat lunak (software) yang sebelumnya belum dikuasai. Namun, melalui pembagian jobdesk yang terorganisir dan komitmen belajar,kendala tersebut berhasil diatasi, jelasnya. 

Tim Case Release menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan zaman. “Selalu update dengan teknologi atau tools yang sedang berkembang  di zaman sekarang, karena kesempatan belajar sekarang lebih mudah dengan internet. Lalu yang terpenting, pastikan tim memiliki tujuan yang sama melalui komunikasi yang baik,” ucap Sakha. 

Penulis : Maulya Afifah Zahra 

Editor : Khefti Al Mawalia

AKSES CEPAT