51动漫

51动漫 Official Website

Sekolah Legislatif Vokasi, Undang Pakar Politik hingga Wakil Walikota Surabaya

Sesi talkshow dan diskusi Sekolah Legislatif (Foto: Istimewa)
Sesi talkshow dan diskusi Sekolah Legislatif (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Vokasi (FV) 51动漫 (UNAIR) sukses menggelar Sekolah Legislatif atau SELEGTIF pada Sabtu (26/10/2024). Acara tersebut bertujuan mempelajari tentang fungsi legislasi untuk mengedukasi mahasiswa. Khususnya tentang ilmu legislasi, serta untuk menyiapkan mahasiswa menjadi legislator muda. Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja dari Komisi Legislasi BLM FV UNAIR itu berlangsung di ruang 2.08 Gedung Kuliah Bersama Kampus MERR-C UNAIR.

Talkshow yang mengusung tema 淢ahasiswa Berintegritas Tinggi, Mahasiswa Melek Legislasi,” itu berhasil menghadirkan beberapa pembicara ahli. Mulai dari Dosen FISIP UNAIR Dr Suko Widodo; Wakil Ketua I DPRD Jawa Timur Drs M Si Deni Wicaksono S Sos; serta Wakil Walikota Surabaya (2021-2024) Ir H Armuji M H.

Agsi Jihad Sakti selaku moderator sekaligus Cak Suroboyo 2023 memandu acara tersebut. Diskusi berlangsung secara meriah dan mendapatkan respons positif dari para audiens. Komunikasi dua arah merupakan prinsip yang dipegang dan diterapkan Sakti selama kegiatan berjalan.

Ketua Pelaksana SELEGTIF 2024, Muhammad Raffi mengungkapkan tujuan dari acara ini. Yakni menumbuhkan kesadaran legislatif sekaligus membentuk karakter mahasiswa yang berintegritas, kritis, dan bertanggung jawab. 淎lasan penggunaan tema tersebut karena sesuai dengan konteks legislative. Seperti pemikiran kritis, amanah dan bertanggung jawab yang termasuk bagian dari integritas, ujarnya. Raffi juga menambahkan, legislatif tetap perlu diketahui, karena memiliki bagian penting dalam hierarki politik, dalam hal ini hierarti kampus.

Setiap sesi diskusi dimulai dengan mengajukan kajian isu. Beberapa di antaranya terkait ruang diskusi transparan, peran riset mahasiswa dalam mendukung advokasi pada kebijakan DPRD, plagiarisme di lingkungan akademik, hingga kebebasan berekspresi. Kajian isu ini ditujukan kepada masing-masing pemateri yang sesuai bidang mereka.

Dokumentasi Peserta dan Pemateri Sekolah Legislatif 2024 (Foto: Istimewa)
Dokumentasi Peserta dan Pemateri Sekolah Legislatif 2024 (Foto: Istimewa)

Deni Wicaksono mengatakan, mahasiswa merupakan gambaran agent of change. Jika sudah bergerak secara massif, dilakukan dengan riset mendalam, memiliki fakta, dan kemauan kuat, maka energinya mampu mengubah keputusan dan kebijakan pemerintah. Kontrol oleh masyarakat termasuk mahasiswa sangat perlu. Karena merupakan kepedulian yang suaranya juga harus menjadi pertimbangan.

Sedangkan, Suko berpendapat, setiap orang sudah sepatutnya memiliki cara berpikir legislasi. Yakni mengidentifikasi dan melakukan observasi ke target sebelum akhirnya membuat kesepakatan. Akan tetapi, pola pikir seperti itu juga harus dibarengi dengan pendirian kuat dan sesuai dengan akal sehat. Sehingga tetap sesuai porsinya. Plagiarisme jelas tidak mencerminkan hal tersebut, sebab merugikan diri sendiri dan merugikan orang lain.

Suko menekankan, seorang legislator wajib memiliki kepedulian dan mau memuliakan orang lain. Jika mendalami legislasi, seseorang pasti punya hati, akal, dan kepedulian yang harus dimulai setidaknya dari lingkungan sekitar.

Kreatif, selalu belajar, dan pandai beradaptasi adalah poin-poin yang ditekankan oleh Cakji, pemateri yang paling ditunggu dalam talkshow tersebut. Cakji juga mengatakan, mahasiswa harus pintar dan cerdas, terutama dengan kemudahan teknologi yang ada saat ini. Maka, apabila ada regulasi dan kebijakan yang kurang pas, ketidaksesuaian tersebut bisa diperbaiki, namun tetap mempertimbangkan kepentingan masyarakat luas.

Penulis: Cheiza Xaviera
Editor: Yulia Rohmawati

AKSES CEPAT