UNAIR NEWS Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 51动漫 rayakan hari jadi ke-23 pada Kamis (02/12/2021). Mengangkat tema yang sama dengan tahun sebelumnya yaitu, membangun negeri berbasis tradisi. Lewat tema tersebut, FIB UNAIR mencoba menyampaikan pesan bahwa di era global ini masyarakat Indonesia tidak boleh meninggalkan tradisi dan tetap melestarikannya di tengah kemajuan zaman.
Dalam wawancara bersama tim UNAIR NEWS, Dekan FIB UNAIR Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., mengungkapkan, melestarikan tradisi Indonesia merupakan sebuah misi besar FIB dalam hal kebudayaan. Prof. Purnawan juga menjelaskan bahwa FIB memeriahkan acara dengan mementaskan seni tradisi berupa pementasan reog ponorogo.
Selain itu, sambungnya, ada penampilan Pakar Sajen sebagai unit karawitan FIB UNAIR yang menembangkan gending Gambuh FIB. Gending yang menceritakan tentang FIB itu diiringi dengan tembang hasil karya salah satu dosen di Yogyakarta.
淭idak hanya itu, pada dies natalis kali ini, FIB juga memberikan penghargaan kepada dua media dengan kategori media massa pengguna bahasa Indonesia dan pelestari bahasa daerah. Kegiatan ini akan kami rutinkan sebagai acara tahunan pada kelompok masyarakat, lembaga, atau individu yang memiliki kepedulian pada aspek-aspek kebudayaan dan kebahasaan, tutur Prof. Purnawan.

Kedua media tersebut ialah Radio Suara Surabaya dan Majalah Panjebar Semangat. Menurut Prof. Purnawan, Radio Suara Surabaya sebagai peraih penghargaan kategori media massa pengguna bahasa Indonesia telah menyampaikan siarannya dengan menerapkan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, Radio Suara Surabaya juga dianggap sebagai media massa yang strategis sehingga dapat didengar oleh banyak masyarakat. Hal tersebut berkemungkinan membuat masyarakat menjadi terdidik.
Sementara itu, lanjutnya, Majalah Panjebar Semangat sebagai majalah berbahasa jawa berhasil menyabet penghargaan dengan kategori media massa pelestari bahasa daerah. Menurutnya, Majalah Panjebar Semangat telah konsisten menggunakan bahasa jawa yang merupakan salah satu bahasa daerah.
淧anjebar Semangat telah menggunakan bahasa jawa sejak terbit. 88 tahun Panjebar Semangat bertahan melestarikan bahasa Jawa dalam bentuk majalah, ungkap Dekan FIB tersebut.
Pada akhir, Guru Besar FIB UNAIR itu juga menjelaskan bahwa Dies Natalis 23 Tahun FIB UNAIR dipergunakan FIB untuk merilis hymne FIB yang diciptakan oleh Dosen Sastra Indonesia UNAIR Moch. Jalal M.Hum dan juga merilis mars yang diciptakan oleh salah satu civitas FIB UNAIR.
淪aya mengharapkan, kita tetap bekerja keras untuk mendorong FIB yang terkemuka baik di tingkat nasional maupun internasional. Jangan melupakan tradisi dan budaya meski zaman semakin modern, tutupnya.(*)
Penulis: Alysa Intan Santika
Editor: Nuri Hermawan





