51动漫

51动漫 Official Website

Sensor Elektrokimia untuk Deteksi Aspartame dengan Elektrode ZnONP/BDDNP

Sensor Elektrokimia untuk Deteksi Aspartame dengan Elektrode ZnONP/BDDNP
Sumber: Freepik

Dalam upaya mendukung keamanan pangan dan memastikan kontrol kualitas dalam produk konsumsi, peneliti baru-baru ini mengembangkan sensor elektrokimia yang mampu mendeteksi aspartame, pemanis buatan yang sering digunakan dalam minuman dan makanan rendah kalori. Aspartame dikenal memiliki tingkat kemanisan yang sangat tinggi dibandingkan gula biasa, sehingga sering menjadi bahan tambahan untuk produk tanpa gula. Namun, konsumsi berlebihan aspartame diduga dapat berisiko bagi kesehatan, terutama bagi individu yang sensitif terhadap senyawa ini. Hal ini menimbulkan kebutuhan akan metode yang handal untuk mendeteksi kadar aspartame dalam produk makanan dan minuman secara cepat dan akurat.

Penelitian ini menggunakan teknik voltammetri dan menggunakan elektroda yang dikembangkan dengan komposit ZnO nanopartikel dan boron-doped diamond nanoparticle (ZnONP/BDDNP). Elektroda ini berhasil mengoksidasi aspartame pada potensial 0,34 V dalam larutan buffer fosfat dengan pH 2,0, menghasilkan arus sebesar 80,1 碌A. Hasil pengukuran menunjukkan batas deteksi (LOD) sebesar 0,07 碌M dan batas kuantifikasi (LOQ) pada 0,25 碌M, dengan sensitivitas mencapai 1,23 碌A 碌M鈦宦. Nilai deviasi standar relatif (RSD) dari sensor ini sebesar 1,6%攋auh di bawah batas 5%攜ang mengindikasikan bahwa ZnONP/BDDNP memiliki presisi yang baik dalam pengukuran.

Sensor ini juga memiliki kinerja yang lebih unggul dibandingkan dengan elektroda BDDNP standar, terutama dalam mendeteksi aspartame pada rentang konsentrasi 30 hingga 100 碌M. Pengujian lebih lanjut dilakukan pada sampel minuman komersial untuk memastikan keandalannya dalam aplikasi praktis. Hasil uji akurasi berkisar antara 85% hingga 110%, menunjukkan bahwa metode ini berhasil mengukur kadar aspartame dalam sampel nyata dengan baik dan akurat. Keberhasilan pengembangan ini membuktikan bahwa elektroda ZnONP/BDDNP berpotensi besar digunakan dalam pengawasan rutin di industri pangan untuk mendeteksi pemanis buatan. Pengembangan sensor yang efektif untuk mendeteksi aspartame tidak hanya memenuhi kebutuhan kontrol kualitas dan keamanan produk konsumen saat ini, tetapi juga memiliki manfaat jangka panjang. Dengan meningkatnya konsumsi makanan dan minuman rendah kalori, permintaan akan alat deteksi yang cepat dan presisi akan semakin tinggi. Metode ini dapat membantu industri memastikan bahwa produk mereka memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku, melindungi konsumen dari potensi risiko kesehatan jangka panjang akibat konsumsi aspartame berlebih. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan oleh otoritas pengawas pangan untuk melakukan uji berkala pada produk yang beredar di pasaran, memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi konsumen. Dengan sensitivitas tinggi dan kemampuannya dalam mengidentifikasi aspartame pada kadar rendah, sensor berbasis ZnONP/BDDNP ini menjadi alat yang menjanjikan untuk pengawasan dan pengujian produk pangan berkelanjutan.

Penulis: Prastika Krisma Jiwanti, S.Si., M.Sc.Eng., Ph.D.

Link: .

Baca juga: Penelitian Mengembangkan Sensor Elektrokimia Berbasis BDD-MXene

AKSES CEPAT