51动漫

51动漫 Official Website

Siap Tatap PKM, BEM FST Perkuat Trainer

PENGUATAN trainer diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam PKM. (Foto: Istimewa)
PENGUATAN trainer diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dalam PKM. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS Upaya kesiapan menghadapi event penelitian mahasiswa dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti), yaitu Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), terus dilakukan civitas akademika 51动漫. Salah satunya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR.

Training of Trainer PKM digelar BEM FST pada Sabtu (5/5). Pergelaran kegiatan tersebut bertujuan menjadi langkah persiapan sekaligus pencetakan mahasiswa-mahasiswa sebagai seorang trainer PKM di FST.

Dalam kegiatan itu, trainer yang sudah mengikuti serangkaian acara diharapkan menjadi lebih paham mengenai seluk beluk dan format PKM. Selain itu, upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk fasilitas terhadap warga fakultas di setiap himpunan. Terutama ketika para mahasiswa melakukan pengajuan proposal PKM.

滼adi, warga (mahasiswa, Red) bisa bertanya-tanya langsung mengenai PKM kepada trainer yang ada di himpunan mereka masing-masing, ujar Ketua Panitia Training of Trainer PKM Alifia.

Peserta training of trainer terdiri atas delegasi yang berasal dari delapan himpunan mahasiswa program studi (prodi) di FST. Total ada 40 peserta. Perinciannya, setiap himpunan mengirimkan lima delegasi.

漇etiap orang (delegasi, Red) berfokus pada satu bidang PKM, tambahnya.

Dalam training tersebut, hadir menjadi pemateri, yaitu Akif Rahmatillah, S.T., M.T., dan Nita Citrasari, S.T., M.T. Tidak kelewatan, panitia turut menghadirkan tim Garuda Sakti sebagai pelatih presentasi PKM.

Perlu diketahui, Garuda Sakti adalah sebuah badan otonom UNAIR yang bergerak di bidang keilmuan. Trutama di bidang PKM dan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) demi terciptanya perkembangan atmosfer keilmuan serta keilmiahan sivitas akademik UNAIR di kancah nasional maupun internasional.

Sementara itu, dalam training tersebut, materi yang disampaikan mengenai PKM secara keseluruhan. Juga, karakter masing-masing dari kelima bidang PKM. Di sini, panitia lebih fokus melatih trainer untuk memahami format penulisan. Dengan begitu, mereka diharapkan mampu membantu warga yang mengalami kesulitan.

Sebelum acara berlangsung, delegasi diberi tugas, yaitu mengoreksi PKM yang disediakan panitia. Berikutnya, mereka ditugasi memaparkan hasilnya dalam sesi focus grup discussion (FGD). Tidak hanya dilatih mengoreksi penulisan PKM yang benar, setiap peserta ditanamkan nilai-nilai moral dan tata cara menjadi seorang trainer.

滿enjadi seorang trainer merupakan amanah yang cukup berat. Selain harus berpengetahuan yang lebih mengenai PKM, mereka harus cakap berkomunikasi, tutur Alifia. (*)

 

Penulis: Rohiim Ariful

Editor: Feri Fenoria Rifai

 

AKSES CEPAT