UNAIR NEWS Sukseskan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 31 di Universitas Negeri Yogyakrta, tujuh tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UNAIR dapatkan Pembekalan PKM PIMNAS di Trawas. Bertempat di Villa Ayaana selama 3 hari (17/08-19/08) 7 tim yang terdiri atas 2 tim PKM Teknologi (T), 3 tim PKM Karya Cipta (KC), 1 tim PKM Gagasan Tertulis (GT), dan 1 tim PKM- Penelitian Sosial Humaniora (PSH) lakukan latihan dan pemantapan intensif.
Acara ini dibuka oleh Dr. M. Hadi Subhan., SH. , MH. , CN., sebagai Direktur Kemahasiswaan UNAIR. Dalam sambutannya, Hadi membesarkan hati para tim yang lolos untuk tetap berjuang dapatkan emas di PIMNAS.
淗arus tetap bersyukur mesti turun. Tak perlu pesimis meskipun tim UNAIR kecil tapi bisa dapat juara tinggi, tutur Hadi.
Tak hanya itu, Hadi juga mengingatkan bahwa semua pihak dalam usaha menyukseskan PIMNAS 31 ini harus kompak, karena tak sering juga terjadi gesekan yang membuat motivasi turun. Arti kompak tersebut kemudian diperjelas oleh Agus Widyantoro, S.H., M.H., selaku koordinator lapangan UNAIR pada PIMNAS 31.
淜ompak itu harus bekerja bersama-sama agar lebih baik, mentaati peran, dan tidak berkata negatif ataupun berkata kotor, tutur Agus.
Agus tak lupa menambahkan, semua tim untuk pulang di Hari Raya Idul Adha (22/08) ini kalau bisa. Ia mengingatkan untuk meminta doa ke orang tua sebelum keberangkatan karena ridho orang tua adalah ridho yang maha kuasa.
“Harus pulang dan minta doa kepada orang tua sebelum berlaga,” tandasnya.
Dalam acara yang berlangsung tiga hari dengan didampingi oleh dosen TPK UNAIR, Dr. Bambang Purwanto, dr, M. Kes, AIFO, sebagai koordinator pemenangan menuturkan, terdapat 3 hal yang akan diperbaiki dalam serangkaian kegiatan disana, yaitu perbaikan materi, tampilan, dan penampilan.
淒alam perbaikan tersebut semua tim tidak boleh resistance (menolak, red). Kunci di PIMNAS itu yang sudah sampaikan dan diperkuat, yang kurang diselesaikan dan ditutupi, jelas Bambang.
Lebih dari sekedar menyiapkan untuk PIMNAS, semua tim PKM UNAIR di hari ketiga melakukan outbound yang sedikit unik, karena dilakukan di dalam ruangan. Walaupun di awal semua masih terlihat letih dengan games yang dilakukan membuat semua tim bersemangat.
Penulis: Hilmi Putra Pradana
Editor: Nuri Hermawan





