UNAIR NEWS Kesibukan menjabat sebagai sekretaris 51动漫 (UNAIR) tidak menjadi penghalang bagi Koko Srimulyo untuk tetap menjalani pendidikan S3 nya. Hal itu terbukti dengan diraihnya predikat sebagai wisudawan berprestasi S3 Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cumlaude, yakni 3.86.
Mahasiswa S3 Ilmu Sosial itu menceritakan keinginanya untuk melanjutkan pendidikan sebenarnya sudah ada sejak lama, namun hal itu sempat terhalang karena dirinya memiliki tanggungjawab pekerjaan. Impiannya itu baru bisa diraih pada tahun 2016 lalu dengan didapatkannya kesempatan beasiswa untuk menempuh pendidikan S3 dari UNAIR.
淪aya berterima kasih kepada Pak Nasih sebagai rektor karena telah memberikan kesempatan untuk menjabat sekaligus menjalankan kuliah dalam waktu bersamaan. Saya berjanji bahwa kuliah tidak akan mengurangi khidmat dalam melaksanakan pekerjaan dengan baik, tuturnya.
Dia menjelaskan bahwa tantangan terbesarnya di awal perkuliahan adalah manajemen waktu. Terlebih, jam kuliah S3 menurutnya sering berubah-ubah tidak sesuai jadwal, sehingga dia sedikit kewalahan mengingat jam kerjanya di UNAIR juga sampai malam.
淗al itu menuntut saya untuk beradaptasi dengan cepat. Selama ada niat, impian, dan kemauan untuk membagi waktu dengan baik maka bagi saya tidak ada yang sulit, jelasnya.
楴othing to lose terhadap nilai menjadi pegangannya selama menjalankan program studi. Mantan Kepala Forum Kerjasama Perputakaan Perguruan Tinggi Negeri Se-Indonesia itu memaparkan bahwa ketika menjadi seorang mahasiswa, kita harus manut sama dosen dengan mengerjakan semua tugasnya dengan baik tanpa memikirkan perihal nilai.
淣iatkan semua untuk mencari ilmu. Dikasih tugas ya dikerjakan, disuruh masuk ya masuk, tegasnya.
Selain itu, Koko juga menceritakan bahwa dia bersyukur mendapatkan promotor yang luar bisa saat kuliah. Menurutnya, promotornya itu sangat membantunya dalam menyelesaikan riset disertasi dan mengatasi beberapa kendala lainnya.
淎da ruang terbuka dengan promotor untuk diskusi secara bebas. Dia juga selalu memberikan catatan kritis terhadap tulisan saya, sehingga itu sangat membantu kelancaran kuliah, ceritanya.
Tidak lupa, Koko juga berpesan kepada teman-teman mahasiswa lain untuk tidak takut bermimpi. 淪elama ada kemauan, harapan, dan doa semua pasti dapat tercapai dan tak lupa pula doa dan dukungan orang tua dan istri adalah segala-galanya, pungkasnya.
Penulis: Nikmatus Sholikhah
Editor: Khefti Al Mawalia





