UNAIR NEWS Memasuki masa penerimaan mahasiswa baru, Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) UNAIR menggelar sosialisasi khusus penerimaan jalur mandiri kepada siswa SMA sederajat daerah Banyuwangi pada Kamis (21/04/22). Sosialisasi secara virtual tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR Dr Achmad Solihin.
Solihin menyampaikan, berdasarkan data pendaftar dari tahun 2021, peluang untuk menjadi bagian dari SIKIA UNAIR relatif lebih besar dibandingkan program studi (prodi) yang ada di UNAIR Surabaya. Yakni, berkisar antara 15-20 persen. Ia menyampaikan, dengan kualitas yang tidak kalah dengan prodi yang ada di Surabaya ditambah lagi track record alumni yang cukup bagus, menjadi kesempatan emas bagi siswa Banyuwangi untuk melanjutkan studi.
淏agi yang asli Banyuwangi dan berminat masuk di prodi Akuakultur, Kedokteran Hewan, dan Kesehatan Masyarakat, tidak usah jauh-jauh ke Surabaya. Selain bisa menghemat biaya, prodi di SIKIA juga tidak kalah dengan yang ada di UNAIR Surabaya, katanya.
Berkenaan dengan penerimaan Seleksi Mandiri (SMUA), Solihin mengungkapkan terdapat dua jalur tes yang bisa ditempuh. Yakni, menggunakan nilai UTBK-SBMPTN dan ujian tulis dengan kategori saintek, soshum, dan campuran. 淛ika di SIKIA semuanya adalah kategori saintek, imbuhnya.
Dalam penjelasan Solihin, penggunaan nilai UTBK-SBMPTN untuk seleksi jalur Mandiri hanya diperuntukkan bagi siswa yang ketika UTBK-SBMPTN salah satunya memilih prodi yang ada di UNAIR. Selain persyaratan khusus tersebut, juga ada persyaratan umum seperti merupakan warga negara indonesia, memiliki ijazah SMA maksimal tiga tahun terakhir, dan ijazah penyetaraan bagi yang sekolah di luar negeri, serta sehat jasmani dan rohani. Pendaftaran SMUA jalur nilai UTBK-SBMPTN mulai dibuka pada tanggal 4 Juni hingga 26 Juni 2022.
淒an bagi yang UTBK-SBMPTN tidak memilih UNAIR, bisa menempuh jalur tes tulis, tandasnya.
Bagi yang mengikuti seleksi Mandiri ujian tulis, pendaftaran mulai dibuka pada tanggal 4 Juni hingga 2 Juli 2022 dan tes diadakan di Kampus UNAIR Surabaya menggunakan Computer Based Test (CBT). Adapun materi yang diujikan meliputi Tes Potensial Akademik (TPA) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Pada akhir, Solihin mengingatkan calon mahasiswa untuk berhati-hati terhadap penipuan yang menawarkan dapat memasukan siswa menjadi mahasiswa UNAIR tanpa proses seleksi. Ia menegaskan, tidak ada jalur lain selain proses seleksi yang dilaksanakan PPMB UNAIR untuk diterima menjadi mahasiswa UNAIR. 淭idak ada shortcut untuk menjadi Ksatria Airlangga, tegasnya.
Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri seluruh jajaran direktur SIKIA beserta koordinator dari masing-masing program studi. Selain penjelasan seleksi jalur mandiri, sosialisasi tersebut juga memaparkan profil dari masing-masing program studi untuk memberikan gambaran kepada para calon mahasiswa baru yang ingin bergabung di SIKIA UNAIR. (*)
Penulis : Ivan Syahrial Abidin
Editor : Binti Q Masruroh





