UNAIR NEWS – Kabupaten Banyuwangi tengah mewujudkan bebas rabies serta kendalikan populasi hewan peliharaan. Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam () UNAIR bersama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) JATIM IV menggelar Bakti Sosial Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Gratis pada Sabtu (4/3/2023).
Berlokasi di Kampus Giri SIKIA Banyuwangi, vaksinasi tersebut terbuka untuk umum. Banyak masyarakat yang memiliki anjing dan kucing dari berbagai penjuru Banyuwangi yang mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, program sterilisasi menyesuaikan kuota dari PDHI JATIM IV.
Vaksinasi dan sterilisasi gratis tersebut berada di Gedung Laboratorium Terpadu dan Klinik SIKIA UNAIR secara steril. Ada banyak dokter hewan yang berkompeten yang turut serta. Mereka terbantu juga oleh Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HMKH) SIKIA UNAIR.
Kerentanan Banyuwangi
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi drh Nanang Sugiharto menuturkan, program tersebut merupakan bagian pengabdian masyarakat yang sangat penting bagi Kabupaten Banyuwangi. Mengingat, Banyuwangi menjadi pintu gerbang utama lalu lintas manusia maupun hewan dari Pulau Bali yang menjadi daerah endemik rabies.
淏anyuwangi menjadi perhatian khusus bagi PDHI JATIM. Karena, posisinya berbatasan langsung dengan Bali yang masih belum bebas rabies, tuturnya.

Ketentuan Hewan
Di sisi lain, Dosen praktisi Klinik Veteriner SIKIA UNAIR Tridiganita Intan Solikhah menyatakan, hewan yang mengikuti vaksinasi akan melalui screening kesehatan dulu. Hewan yang mengalami panas berlebih akan diistirahatkan dulu beberapa menit sampai suhu badannya sesuai kriteria yang berlaku.
淪uhu hewan tidak boleh terlalu panas. Tentu itu menghindari stres yang dapat terjadi pasca-vaksinasi, katanya.
Selanjutnya, tidak ada perawatan khusus untuk hewan peliharaan yang telah mendapat vaksin rabies. Namun, pastikan hewan tersebut tidak mengalami stres berlebih dengan cara tidak mengganti pakan dan memandikannya selama tujuh hari pasca vaksinasi.
Bantu Masyarakat
Intan berharap program vaksinasi rabies gratis tersebut dapat meningkatkan kesadaran diri masyarakat di Banyuwangi dalam kesehatan hewan peliharaan. Sehingga pada masa yang akan datang, masyarakat akan rutin memvaksin peliharaannya dan mewujudkan daerah yang nol kasus rabies.
淒engan vaksinasi gratis, semoga masyarakat dapat lebih terbantu dan semakin aktif mengikuti kegiatan vaksinasi untuk hewan peliharaannya pada masa yang akan datang, harap praktisi klinik SIKIA tersebut.
Penulis: Azhar Burhanuddin
Editor: Feri Fenoria





