UNAIR NEWS Setelah berhasil memperoleh pendanaan penelitian dari Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP), FKM SIKIA Banyuwangi Unair kembali menggelar disemnasi hasil survey dan penandatanganan kerjasama penelitian Pengembangan Kebijakan Model Warung Sehat Di Sekitar Sekolah Di Banyuwangi Melalui Kemitraan Sekolah, Pedagang, Dan Pemerintah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (23/6/2022) secara hybrid, dan diikuti oleh jajaran pimpinan SIKIA Banyuwangi Unair, KPS FKM SIKIA Banyuwangi Unair, Kepala dinas Pendidikan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bagian Hukum Pemerintah Daerah di Banyuwangi, Badan Pengembangan Bisnis Rintisan dan Inkubasi 51动漫, Kemitraan, dan jajaran tim penelitian.
Mengawali acara tersebut, ketua penelitian Susy Katikana Sebayang SP MSc PhD memberikan sambutanya. Susy menjelaskan bahwa penelitian tersebut merupakan penelitian yang berhubungan dengan kesehatan anak dan remaja, bentuk penelitian yang diadakan salah satunya adalah research group khusus ibu dan anak.
淭idak hanya di Banyuwangi tapi di seluruh Indonesia. Banyuwangi ini istimewa karena sebagai pusat penelitian kami mengenai tembakau, jelasanya.
Kemudian acara dilanjutkan oleh sambutan dari kepala dinas, kemitraan dan dilanjutkan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara tim peneliti FKM Banyuwangi Unair dengan pihak mitra. Acara kemudian dilanjutkan pemaparan disemnasi hasil survey oleh ketua tim penelitian.
淜ebanyakan anak-anak tidak merokok di lingkungan sekolah tapi di luar sekolah, selain itu penggunaan ataupun jajanan yang sehat di lingkungan sekolah sebagian besar tidak sehat dan kurang higienis, ungkapnya.
Setelah pemaparan hasil survey, acara ditutup dengan tanya jawab dan diskusi. Ditemui pihak UNAIR NEWS setelah acara selesai, Susy mengungkapkan bahwa tujuan akhir dari penelitian tersebut yaitu membuat dan membentuk suatu model kebijakan mengenai perdagangan sehat di sekitar sekolah.
淛adi itu termasuk kerjasama antara pihak sekolah, dinas pendidikan dengan pedagang di sekitar sekolah dan juga yang ada dibawah dinas koperasi usaha mikro dan perdagangan dan juga dengan dinas kesehatan, tambahnya.
Susy berharap dengan adanya penelitian tersebut, akan terbentuk suatu model yang optimal bagi Kabupaten Banyuwangi. Terutama penerapanya di seluruh lingkungan sekolah Kabupaten Banyuwangi, sehingga tercipta suatu lingkungan sekolah yang sehat dan aman bagi anak dan remaja.
淕oals dari kegiatan penelitian tersebut adalah terbentuknya model optimal mengenai kebijakan warung sehat di Kabupaten Banyuwangi,漰esan-nya.
Penulis : Ananda Wildhan Wahyu Pratama
Editor: Feri Fenoria Rifai





