UNAIR NEWS – Menjadi mahasiswa merupakan waktu yang tepat untuk melakukan banyak hal yang bermanfaat. Selain ditempa dengan ilmu pengetahuan dan kegiatan akademis lainnya, masih banyak mahasiswa yang meniyisihkan waktunya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Ditengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Maulana Satria Aji bersama rekan-rekannya menyisihkan waktu untuk melalukan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis literasi di kampung yang mereka beri nama Sinau 12.
Berlokasi di Balai RW 12, Sidotopo Jaya 2A, Surabaya, mahasiswa FKM UNAIRtersebut setiap hari Rabu dan Sabtu, mulai pukul 19.00 hingga 20.00 memimpin kegiatan Sinau 12. Peserta dari kegiatan tersebut adalahanak-anak sekolah dasar kelas 1-6 di kampung tempatnya tinggal. Kegiatan Sinau 12 meliputi kegiatan belajar bersama tentang materi-materi pelajaran di sekolah. Namun, ada hal yang menarik dari kegiatan Sinau 12 ini yaitu menggunakan pendekatan moral. Aji bersama timnya memilih menggunakan pendekatan moral tersebut agar anak-anak peserta Sinau 12 tidak hanya pintar dalam materi pelajaran tetapi juga agar mengenal softskill sejak dini.
Dalam setiap kegiatannya, Sinau 12 menggunakan pendekatan moral kepada adik-adik seperti mengajarkan sopan santun dan menyertakan doa pada setiap kegiatan. Tujuannya agar softskill mereka terasah sejak dini, jelas mahasiswa semester IV tersebut.
Aji mengatakan bahwa kegiatan Sinau 12 awalnya bermula dari kegiatan Pelajar Mengajar dengan fokus literasi yang diikutinya. Dari pengalaman tersebut Aji berinisiasi untuk melakukan program serupa di kampungnya yang notabene memiliki banyak anak-anak yang dinilai kurang dalam hal literasi. Selain Aji dan tim kegiatan ini juga melibatkan karang taruna setempat serta dukungan dari masyarakat sekitar.
Antusiasme anak-anak peserta Sinau 12 sangat tampak dari awal hingga akhir kegiatan. Ada anak-anak yang mengerjakan tugas sekolah, ada yang menghafal pancasila, dan ada yang belajar tentang kebersihan. Rio, salah satu peserta Sinau 12 menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat bagi dirinya, karena bisa belajar dalam kondisi yang menyenangkan dengan didampingi pengajar kegiatan Sinau 12.
Kegiatan disini menyenangkan untuk belajar, selain itu kakak-kakaknya juga baik, jelasnya.
Di akhir wawancara, Aji menjelaskan bahwa dengan dilaksanakanya kegiatan ini, ia berharap agar mahasiswa mampu untuk mengabdi bagi masyarakat dan mampu untuk memberi perubahan di masyarakat.
Fungsi Sinau 12 ini sebagai kegiatan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmunya pada masyarakat, sehingga ilmu yang didapat dari perkuliahan tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa sendiri tetapi dapat juga bermanfaat bagi masyarakat, pungkasnya.
Penulis : Rizky Yanuar Rahmadan
Editor : Nuri Hermawan





