UNAIR NEWS “ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas
Airlangga (UNAIR) menunjukkan peran aktifnya dalam tata kelola pemerintahan desa.
Kelompok BBK 7 Desa Bener berpartisipasi langsung dalam Musyawarah Pengesahan
Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa tahun 2026 yang berlangsung di Balai Desa
Bener, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Rabu (7/1/2026).
Kegiatan ini merupakan forum strategis bagi pemerintah desa dan unsur masyarakat untuk
menyepakati arah pembangunan serta alokasi dana desa secara transparan. Partisipasi
mahasiswa UNAIR dalam musyawarah ini tidak hanya sebatas sebagai pengamat, tetapi
juga sebagai mitra strategis dalam memberikan perspektif baru bagi pembangunan desa
yang berkelanjutan. Hal ini selaras dengan komitmen SDG 17 (Partnerships for the Goals),
yakni memperkuat kemitraan guna mencapai tujuan pembangunan nasional.

Dalam forum tersebut, pemerintah desa memaparkan rincian alokasi anggaran yang
diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, hingga
peningkatan kesejahteraan warga. Di hadapan perangkat desa dan tokoh masyarakat,
Kelompok BBK 7 Bener juga diperkenalkan secara resmi sebagai bagian dari kolaborasi
lintas sektor yang akan memberikan dampak positif selama masa pengabdian berlangsung.
Sebagai bentuk kontribusi nyata, mahasiswa mempresentasikan dua program kerja
unggulan. Pertama, program JARI SAKTI (Jago Cari Rezeki lewat Sosial Media dan
Teknologi) yang dirancang untuk memperkuat ekonomi digital warga melalui pemanfaatan
teknologi informasi. Kedua, program SIKOMO (Aksi Olah Kotoran Ternak Jadi Emas
Organik) yang fokus pada pengelolaan limbah ternak menjadi pupuk organik bernilai
ekonomis.
Kedua program tersebut merupakan implementasi inovasi mahasiswa untuk menjawab
tantangan lokal di Desa Bener. Melalui integrasi program kerja ke dalam dinamika desa,
diharapkan kerjasama antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat menciptakan
kemandirian ekonomi serta kelestarian lingkungan yang sejalan dengan cita-cita
pembangunan berkelanjutan.
Sinergi yang terjalin dalam penyusunan APB Desa ini menegaskan bahwa kehadiran
mahasiswa di tengah masyarakat mampu menjadi katalisator bagi terciptanya tata kelola
desa yang lebih partisipatif dan inovatif demi masa depan Desa Bener yang lebih baik.
Penulis: BBK 7 Desa Bener





