51动漫

51动漫 Official Website

Sintesis Zink(II)-Zeolit Alam Tipe Mordenit sebagai Pembawa Obat bagi Ibuprofen

Foto oleh MarketWatch

Kanker adalah penyakit di mana sel kehilangan kendali atas perkembangannya dan menyebabkan proliferasi sel yang menyimpang di area tubuh tertentu. Perkembangan sel yang tidak normal ini dapat merusak jaringan tubuh lain di dekat kanker melalui pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Sel kanker dapat berpindah ke bagian tubuh lain yang jauh dari asalnya (metastasis). Penyebaran sel kanker ke jaringan sehat di berbagai organ tubuh dapat membahayakan dan mengganggu kemampuan dari jaringan yang sehat tersebut. Mengobati kanker dalam tubuh sesegera mungkin sangat penting untuk mencegah sel-sel yang menyimpang berkembang biak. Kematian akibat kanker tetap tinggi meskipun ada kemajuan dalam pemahaman dasar molekuler, deteksi, dan terapi kanker. Pembedahan, pengobatan radiasi, kemoterapi, terapi hormon, dan imunoterapi telah mengatasi kondisi ini.

Obat kanker biasanya dikemas dalam bentuk yang cekung sehingga obat tersebut sering bocor sebelum mencapai target kanker dan menyebabkan terapi kanker menjadi tidak maksimal. Akibatnya, terapi kanker memerlukan bahan pembawa yang dapat mengatur pelepasan obat atau yang lebih sering kita kenal sebagai sistem penghantaran obat (drug delivery system). Sebuah sistem penghantaran obat mendistribusikan obat-obatan secara langsung ke jaringan target untuk menghasilkan dampak terapeutik tanpa mempengaruhi jaringan lain. Saat ini, nanoteknologi penghantaran obat telah berkembang dengan hasil yang lebih efisien dan spesifik. Salah satu perkembangan tersebut dapat dilihat dari adanya bahan anorganik berpori pada bahan atau senyawa obat. Para peneliti telah berhasil mensintesis bahan penghantaran obat anorganik berpori dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah sintesis silika mesopori SBA-15. Bahan ini disintesis menggunakan cetakan triblock copolymer, Pluronic P123, dan tetraethyl orthosilicate (TEOS) sebagai sumber silika. Bahan anorganik memiliki kualitas tidak larut dalam air, stabilitas fisiko-kimia yang sangat baik, anti bocor, dan pelepasan obat dapat diatur dengan tepat. Nanopartikel silika mesopori (MSN), nanomaterial karbon, dan nanopartikel emas merupakan material anorganik dengan stabilitas fisikokimia untuk agen penghantaran obat. Namun, memodifikasi bahan nano anorganik cukup rumit dan dengan harga reagennya yang mahal membuat sintesis bahan tersebut perlu dipertimbangkan di masa depan. Bahan anorganik berpori alami dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satu contohnya adalah penggunaan zeolit 媼alam.

Oleh karena itu, pada penelitian dievaluasi Zn(II)-ZMT sebagai agen penghantaran obat dan pemuatan dan pelepasan Ibuprofen Zn(II)-ZMT. Ibuprofen dipilih sebagai model obat karena ibuprofen dilaporkan memiliki aktivitas antikanker, terutama untuk kanker payudara dan paru. Selain itu, ibuprofen juga merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) terkenal yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis inflamasi dan mengurangi rasa sakit yang parah. Ibuprofen bersifat sinergis bila digunakan dengan obat anti kanker untuk mengurangi ukuran tumor usus besar.

XRD, FTIR, dan FESEM-EDS digunakan untuk mengkarakterisasi bahan penghantaran obat sebelum dan sesudah pemuatan ibuprofen. Enam model digunakan dalam investigasi pemuatan obat dan pemodelan kinetik pelepasan obat: orde nol, orde pertama, Higuchi, Hixson-Crowell, Korsmeyer-Peppas, dan Peppas-Sahlin. Potensial zeta dan sitotoksisitas bahan juga diukur untuk menilai keamanan penggunaan Zn(II)-ZMT sebagai agen penghantaran obat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa Ibu@Zn(II)-ZMT memiliki nilai drug loading content sebesar 90,37% dan nilai efficiency entrapment content sebesar 54,22%. Pelepasan ibuprofen dari Zn(II)-ZMT mengikuti model Hixson-Crowell dengan nilai R2 sebesar 0,9668. Nilai potensial zeta yang signifikan sebesar -61,55 mV 卤 0,1 mV menunjukkan bahwa bahan tersebut sangat stabil dalam sistem dispersi. Selain itu, hasil nilai potensial zeta juga menunjukkan bahwa pelepasan obat dari bahan Zn(II)-ZMT terjadi karena perubahan luas permukaan dan diameter partikel partikel atau tablet. Teknik MTT dalam pengujian sitotoksisitas mengungkapkan bahwa bahan ini tidak berbahaya dan dapat digunakan sebagai agen penghantaran obat.

Penulis: Dr. Handoko Darmokoesoemo, Drs., DEA

Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, 51动漫

Neolaka, Y.A.B., Lawa, Y., Riwu, M., Darmokoesoemo, H., Setyawati, H., Naat, J., Widyaningrum, B.A., Aigbe, U.O., Ukhurebor, K.E., Onyancha, R.B., Kusuma, H.S., 2022, Synthesis of Zinc(II)-natural zeolite mordenite type as a drug carrier for ibuprofen: Drug release kinetic modeling and cytotoxicity study, Results in Chemistry,4, 2022, 100578,

Link:

AKSES CEPAT