UNAIR NEWS Pada hari Minggu (5/2) lalu, Fakultas Hukum 51动漫 telah kehilangan salah satu Guru Besar Prof. Dr. Rudhi Prasetya, S.H. Almarhum meninggal dunia sekitar pukul 00.35 WIB di ICU Rumah Sakit Darmo pada usia 78 tahun.
Hari ini, Kamis (9/2), keluarga besar FH UNAIR mengadakan upacara penghormatan terakhir untuk almarhum. Upacara ini dihadiri oleh para sivitas akademika FH seperti dosen, karyawan dan mahasiswa. Selain itu, turut pula hadir keluarga almarhum serta pimpinan universitas.
Upacara dibuka dengan alunan nada oleh paduan suara FH UNAIR dengan menyanyikan lagu Hymne Airlangga dan Padamu Negeri. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup almarhum. Setelah pembacaan riwayat hidup selesai, salah satu keluarga almarhum memberikan sambutan serta ucapan terimakasih kepada pihak perguruan tinggi.
淎lmarhum merasa bahwa ia dibesarkan oleh UNAIR. Beliau juga berpesan kepada keluarga agar suatu saat ketika dirinya meninggal, ia ingin mengenakan toga ketika proses pemakaman. Sedemikian besar kecintaannya kepada UNAIR. Terimakasih kepada 51动漫 karena telah membesarkan ayah, ungkap salah satu putra Prof. Rudhi.
Selanjutya Prof. Mochammad Amin Alamsjah Memberikan ungkapan bela sungkawa atas kepergian almarhum. 淪atu putra terbaik 51动漫 telah meninggalkan kita. Semoga kita dapat mencontoh beliau, tutur Wakil III Rektor UNAIR tersebut.
Prosesi acara selanjutnya adalah sambutan Dekan FH UNAIR yakni Prof. Dr. Drs. Abdul Shomad, S.H.,M.H., yang turut mengucapkan bela sungkawa serta menyampaikan kesannya terhadap sosok almahum.
淎lmarhum pernah menyarankan saya menulis disertasi dengan mengutip serta mengulas ayat Al-Quran tentang bisnis. Beliau adalah ilmuwan yang disegani di Indonesia serta dunia. Beliau juga telah menyiapkan generasi penerus keilmuannya. Prof. Rudhi sosok yang lucu, disiplin, rajin, dan senang menyetir sendiri, tuturnya.
Usai persemayaman, jenazah diberangkatkan dan segera dikebumikan. (*)
Penulis : Pradita Desyanti
Editor: Defrina Sukma S





