UNAIR NEWS Dampak yang ditimbulkan oleh pandemi akibat virus Covid-19 tidak hanya menyerang kesehatan seseorang secara fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi mental. Seringkali kita menjadi abai terhadap kesehatan mental, padahal kondisi tersebut mampu menimbulkan efek serius seperti kecemasan berlebihan, depresi, bahkan gangguan jiwa.
Salah seorang mahasiswa Fakultas Vokasi (FV) (UNAIR) Rezita Nurul Magfiroh baru-baru ini berhasil menggagas ide melalui karya essaynya yang berjudul Bandar Kesmen yang merupakan akronim dari Barisan Pemuda Sadar Kesehatan Mental. Melalui essay tersebut, ia berhasil menyabet Juara I Tingkat Nasional dalam ajang kompetensi Lomba Essay Imatelki National Competition 2.0.
Menurut pengakuan mahasiswa prodi Laboratorium Medis tersebut, Bandar Kesmen itu dibuat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan mental akibat pengaruh pandemi virus Covid-19.
淒alam hal ini, essay saya menganggkat topic mengenai urgensi kesehatan mental masyarakat pada masa pandemi. Essay ini merujuk pada data hasil survei kesehatan mental oleh Perhimpunan Dokter Spesialis yang menyatakan bahwa ada sebanyak 63 persen responden yang mengaku mengalami kecemasan semasa pandemi. Sedangkan, 66 persen responden lainnya mengaku mengalami depresi, tutur Rezita-panggilannya.
淢elalui hal tersebut, saya menjadi tergerak membuat program Bandar Kesmen dengan mengambil langkah awal, yaitu menuliskannya dalam bentuk essay, imbuhnya.
Diproyeksikan oleh pihaknya, program Bandar Kesmen tersebut nantinya akan merekrut kader muda. Yakni, para remaja yang diterjunkan di desa-desa.
淣antinya, program ini akan merekrut para remaja berusia 17-24 tahun melalui tahapan sosialisasi, edukasi, dan pelatihan, ungkap Rezita.
淜arena tingkatnya adalah tingkat desa, maka para kader tersebut nantinya akan di terjunkan di desa-desa guna membantu rakyat kecil yang membutuhkan bantuan mengenai kesehatan mental mereka, lanjutnya.
Rezita juga berharap melalui gagasan idenya, program Bandar Kesmen tersebut mampu membawa perubahan yang positif. Yang mana masyarakat di Indonesia menjadi lebih aware dan sadar akan kesehatan mentalnya.
Penulis: Zahwa E. Bella
Editor: Feri Fenoria





