Buku yang salah letak di perpustakaan merupakan masalah berkelanjutan yang menghambat efisiensi pengambilan dan pengorganisasian buku. Hasilnya, penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian buku sangat mempengaruhi sistem perpustakaan. Hal ini menjadi tantangan bagi petugas perpustakaan karena berbagai dampak negatif yang ditimbulkannya terhadap pemustaka seperti ketidakpuasan, keengganan untuk mengunjungi perpustakaan lagi di kemudian hari, dan kebingungan dalam proses pengambilan. Dalam hal ini, buku tersebut bisa saja salah tempat karena beberapa kondisi yang mencakup kesalahan manusia selama penyimpanan, pelatihan staf yang tidak memadai, dan kesalahan dalam proses penyimpanan. Untuk perbaikan pengelolaan secara keseluruhan diperlukan beberapa masukan dan rekomendasi untuk mengurangi terjadinya kesalahan penempatan buku.
Dalam beberapa penelitian, mereka menerapkan teknologi RFID untuk melokalisasi buku perpustakaan dan mengarahkan pembaca ke buku yang mereka butuhkan. Namun biaya pelaksanaannya sangat mahal. Di sisi lain, untuk menghindari hal tersebut, beberapa penelitian menggunakan algoritma serakah dan Urgency, Seriousness, Growth (USG) untuk mengatasi permasalahan pengambilan buku karena salah penempatan. Namun masih banyak kekurangannya karena tidak mempengaruhi penataan struktur kearsipan dan mempengaruhi nilai buku. Sedangkan cara tradisional yang rutin menata banyak buku sesuai nomor klasifikasinya di perpustakaan memerlukan banyak waktu dan bergantung pada ketelitian pustakawan. Oleh karena itu, artikel ini memberikan wawasan dan rekomendasi untuk perpustakaan dengan metode implementasi yang mudah dan murah menggunakan SURF (Speeded Up Robust Features). Implementasi SURF umumnya digunakan untuk memeriksa gambar guna mencapai tingkat pencocokan yang tinggi. Kelebihan algoritma ini adalah stabil dalam hal skala, rotasi, pencahayaan dan modifikasi lainnya.
Oleh karena itu SURF diterapkan dalam fotogrametri digital, Sistem Identifikasi Biometrik Otomatis, Radar Bukaan Sintetis, dan Inspeksi Wafer Sirkuit Terpadu Otomatis. Di sisi lain, metode ini juga diterapkan untuk mendapatkan posisi kendaraan yang akurat dengan membandingkan foto kamera kendaraan dengan gambar udara. Oleh karena itu, solusi yang tepat untuk mengatasi masalah buku salah letak adalah dengan menerapkan SURF untuk mencocokkan dua gambar buku untuk menemukan buku yang salah letak.
Untuk mengatasi hal ini, diperlukan data gambar beberapa buku di rak dan masing-masing buku. Ini berguna untuk menemukan lokasi masing-masing buku ketika diproyeksikan ke rak buku. Selanjutnya, artikel ini bertujuan untuk menilai kinerja SURF dalam berbagai tugas seperti mencocokkan buku yang hampir serupa dan berbeda di rak buku. Hal ini bertujuan untuk menguji efektivitas, efisiensi, dan ketahanan SURF dalam kondisi dunia nyata dengan membandingkannya dengan kumpulan data yang ada.
Penulis: Imam Yuadi, S.Sos., M.MT., Ph.D.
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
I. Yuadi, U. Nihaya, F. D. Pratiwi and A. T. Asyhari, “Book Spine Matching with Library Collection Using Speeded Up Robust Features,” 2023 8th International Conference on Electrical, Electronics and Information Engineering (ICEEIE), Malang City, Indonesia, 2023, pp. 1-5, doi: 10.1109/ICEEIE59078.2023.10334671.





