51动漫

51动漫 Official Website

Struma Ovarii Ganas, Tumor Ganas yang Jarang Terjadi di Ovarium

Foto by Orami

Teratoma adalah tumor yang berasal dari sel benih (germinativum). Teratoma ovarium, mencakup 15% sampai 20% dari semua tumor ovarium. Terdapat 3 kelompok teratoma, yaitu: matur (jinak), imatur (ganas) dan monodermal. Gambaran teratoma secara mikroskopik sangat bervariasi karena berasal dari sel germinativum, yaitu ectodermal, endodermal dan mesodermal. Monodermal teratoma adalah teratoma yang mengandung hanya 1 jenis tipe sel. Diagnosis struma ovarii ditegakkan apabila teratoma mengandung komponen jaringan tiroid lebih dari 50% tumor. Struma ovarii hanya mencakup 1% dari semua tumor ovarium. Diagnosis pre-operatif tumor ini sulit ditegakkan karena gambaran klinik, laboratorik (petanda tumor) dan radiologik yang tidak khas.

Dilaporkan satu kasus struma ovarii yang mengalami perubahan menjadi ganas. Seorang Wanita berumur 41 tahun, datang ke RSUD Dr. Soetomo, dengan keluhan utama perut membesar cepat dalam waktu 1 bulan. Petanda tumor (tumor marker) CA-125 meningkat, 604,22 U/mL, namun CEA dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik, didapatkan ascites. Berdasarkan gambaran klinik, pasien didiagnosis sebagai kanker ovarium. Pemeriksaan CT scan selanjutnya dilakukan, dan menunjukkan tumor ovarium kanan yang berukuran 10 x 15,6 x 22,6 cm, dominan kistik dengan didalamnya terdapat komponen padat, papilar, penulangan dan lemak; pada ovarium kiri juga ditemukan tumor dengan ukuran 5,4 x 3,6 x 7 cm dengan komponen lemak dan kalsifikasi. Pasien dilakukan operasi pengangkatan uterus dan kedua adnexa. Pada pemeriksaan patologi anatomi didapatkan tumor ganas pada ovarium kanan yang memberikan gambaran seperti tumor ganas dari jaringan tiroid, yaitu papillary carcinoma, sehingga didiagnosis sebagain struma ovarii ganas; sedangkan ovarium kiri menunjukkan teratoma matur (jinak).

Pemeriksaan radiologi, yaitu CT scan, tidak mudah menegakkan diagnosis struma ovarii ganas. CT scan pada struma ovarii secara umum menunjukkan gambaran tumor kistik yang tidak khas. Adanya tumor yang invasi, komponen padat yang luas, dan tepi tumor yang tidak teratur, mengarah pada teratoma ovarium yang mengalami perubahan keganasan. Sulit membedakan struma ovarii jinak dan ganas tanpa adanya perluasan atau invasi keluar kapsul. Adanya area tumor yang padat dengan kalsifkasi dapat merupakan tanda struma ovarii. Selain itu, adanya kista dengan densitas tinggi pada CT scan dapat merupaka komponen solid, kistik atau solid-kistik. Berbeda dengan teratoma jinak atau kista dermoid, struma ovarii umumnya tidak menunjukkan komponen lemak. Pada pemeriksaan CT scan dengan pemberian kontras, adanya peningkatan kontras pada bagian dinding kista yang menebal disertai septa tebal merupakan tanda struma ovarii. Peningkatan kontras terjadi karena peningkatan vaskularisasi pada area padat, yang secara mikroskopik menunjukan komponen jaringan thyroid.

Pada tumor ovarium dengan komponen padat dan kistik, pemeriksaan lanjut diperlukan, sebelum dilakukan operasi, untuk menentukan kecenderungan tumor jinak atau ganas. Kriteria untuk mengevaluasi kista ovarium antara lain: ukuran tumor, ketebalan septa dan dinding, dan struktur internal yaitu komponen solid, tonjolan papilar, nodularitas, nekrosis dan perdarahan.

Penulis: Lies Mardiyana, dr.,Sp.Rad(K)

Berikut link untuk artikel ini:

AKSES CEPAT