UNAIR NEWS – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pengelolaan aset, SPI, keuangan, bisnis serta mendukung implementasi tata kelola keuangan dan aset Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTNBH), 51动漫 (UNAIR) menerima kunjungan dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan Universitas Hasanuddin (UNHAS). Kegiatan kunjungan studi tiru tersebut sukses berlangsung pada Jumat (5/12/2025) di Ruang The IX, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR.
Pentingnya Studi Tiru
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Prof Dr Ardianto SE MSi Ak CMA CA menyampaikan bahwa studi tiru merupakan hal yang penting untuk saling belajar, bertukar pengalaman, serta memperkuat jejaring kelembagaan. 淜ita menyadari bahwa tantangan PTNBH semakin berat dan semakin kompleks. Mulai dari peningkatan mutu pendidikan, perkembangan teknologi digital, hingga penguatan manajemen yang berkelanjutan, ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Ardianto menambahkan bahwa UNAIR mengapresiasi kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini. Khususnya dalam forum diskusi yang membahas pengalaman, tantangan, serta praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan aset menuju kemandirian institusi.
淜ami mengharapkan upaya dari tim UNNES yang berfokus pada pengelolaan aset, kebijakan akuntansi, SDM, bisnis, hingga optimalisasi aset dan keuangan. Begitu pula sinergi bersama UNHAS dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi keuangan. Kunjungan ini menguatkan komitmen kita untuk terus belajar dan memperkuat sistem keuangan yang mandiri dan akuntabel, jelasnya.
Kontribusi untuk Pendidikan Tinggi
Prof Ardianto juga menegaskan bahwa UNAIR, UNNES, dan UNHAS merupakan institusi besar yang selama ini menunjukkan prestasi, akreditasi, serta kontribusi nyata bagi pendidikan tinggi di Indonesia.
Sementara itu, dari pihak perwakilan UNNES, yang perwakili Sekretaris BOAB UNNES Dr Indah Anisykurlillah SE MSi Akt CA, dalam kesempatan ini memperkenalkan beberapa tim yang siap terlibat dalam diskusi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan studi tiru menjadi salah satu upaya UNNES untuk mewujudkan visi sebagai universitas bereputasi dunia sekaligus pelopor kecemerlangan pendidikan berwawasan konservasi.
淭entunya kehadiran rekan-rekan UNHAS juga dapat memantik diskusi dan tentunya juga kami universitas yang masih di bawah UNAIR, masih perlu belajar banyak dengan UNAIR sebagai perguruan tinggi badan hukum, tuturnya.
Pada kesempatan studi tiru ini, turut hadir juga Direktur Keuangan, Akuntansi dan Pelaporan UNHAS Mardani SH MSi. Tidak sendiri, ia juga hadir bersama perwakilan 15 orang lainnya turut fokus mendiskusikan kualitas tata kelola administrasi keuangan.
Penulis: Adinda Octavia Setiowati
Editor: Yulia Rohmawati





