UNAIR NEWS– Masih dalam kunjungannya ke University of Santo Tomas Filipina Kamis (26/6/2025), UNAIR melakukan strategic meeting dengan internasional affair office UST. Dalam kegiatan ini, Direktur atau Ketua Departemen urusan internasional UST Prof Dr Karen Santiago, turut hadir dan menyambut hangat kedatangan delegasi FTMM. Pada saat delegasi dosen melakukan diskusi dengan Prof Karen, mahasiswa juga di ajak belajar kelas bahasa Tagalog yang penuh warna dan interaktif.
Mahasiswa FTMM UNAIR mengikuti kelas yang dibawakan oleh Asisten Prof Sheila N Gabe, MA dosen UST, bersama dua delegasi UST. 淜ami senang menyambut kalian hari ini, kata Ms. Sheila saat membuka kelas. Di Science Computer Laboratory SCL-2 Class 111, materi mencakup sapaan sehari-hari seperti magandang umaga (selamat pagi), angka 110, dan praktik menawar barang dalam Bahasa Tagalog. 淏eberapa kata dalam Bahasa Tagalog ternyata mirip dengan Bahasa Indonesia dan Jawa, ujar Kaulika Cahya mahasiswa FTMM.
Kenali Budaya Satu Sama Lain
Mahasiswa terbagi menjadi dua kelompok diskusi pada hari kedua. Masing-masing didampingi satu asisten dari Ms Sheila UST. Sophie, mahasiswa Sistem Informasi UST yang turut mengajar, mengungkapkan kesannya. 淪aya terkesan dengan energi teman-teman UNAIR dalam mempelajari Bahasa Tagalog. Mereka cepat menangkap pelafalan dan nada yang benar. Menurut Sophie, kelas ini sangat penting karena memungkinkan kedua belah pihak saling memahami budaya. 淚nteraksi ini membantu kami lebih mengenal budaya satu sama lain, tambahnya.
Setelah berkegiatan di internasional affair office UST, delegasi dosen FTMM menuju Laboratorium Centre UST untuk melihat dan belajar terkait teknologi yang sedang berkembang disana. Dalam kegiatan ini, delegasi bertemu dengan Prof. Thomas Edison yang memiliki keahlian microbiology. Di laboratorium ini, sharing keilmuan dilakukan karena Prof. Retna Apsari juga memiliki keahlian yang sama, yaitu Biooptika. Dari kegiatan ini juga didapatkan dealing Kerjasama riset yang akan melibatkan beberapa dosen di FTMM dengan dosen di UST.
Harapan ke Depan
Lebih lanjut Tahta Amrillah, PhD menyampaikan harapannya ke depan agar lebih banyak kerja sama person to person antara FTMM pada khususnya dan UNAIR pada umumnya. Baik melalui pilar Pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat, khususnya dengan UNAIR. Dekan FTMM Prof Dr apt Dwi Setyawan MSi berharap ekspansi kerja sama ke Filipina dan inisiasi kerja sama yang telah dilakukan melalui kunjungan ini selanjutnya dapat diimplementasikan dan harus ada langkah yang nyata. Seperti kolaborasi riset, student mobility, kuliah tamu, kuliah praktisi industri, pertukaran budaya melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Serta kegiatan non-akademis, seperti pembinaan soft skill untuk membangun semangat dan daya juang yang tinggi jika ingin melanjutkan pendidikan di luar Indonesia, khususnya Filipina.
Prof Retna Apsari, selaku Wakil Dekan 3 FTMM menambahkan, 渟aya sangat mendukung dosen-dosen muda di FTMM dan dosen di fakultas lain untuk menjalin berbagai bentuk kerjasama dengan universitas di Filipina. Prof Dwi Setyawan lebih lanjut ia berharap kunjungan ini menjadi langkah awal yang membuka pintu peluang kerja sama yang lebih berkualitas dari FTMM UNAIR di skala global selain dengan negara Malaysia dan Jepang. Sesuai dengan kebijakan rektor UNAIR. 淜erja sama dengan fakultas lain yang linear keilmuannya misalnya Fakultas Sains dan Teknologi, pasti akan menambah semakin berlarinya UNAIR ke depan. Beraksi dengan kolaborasi, katanya.
Perluas Wawasan
Melalui kunjungan ini, FTMM tidak hanya memperluas wawasan internasional di wilayah engineering, tetapi juga memperkuat kerja sama akademik dan kemahasiswaan yang berkelanjutan. Semangat untuk terus belajar, berbagi, dan terhubung menjadi dasar utama dalam membangun masa depan teknologi yang kolaboratif dan berdampak global.
Tak kalah pentingnya bahwa pelaksanaan kegiatan di UST ini merupakan salah satu perwujudan dari implementasi realisasi SDG’s poin 7 (Affordable and Clean Energy), 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), serta poin 17 (Partnership for the Goals). FTMM siap mengimplementasikan hasil-hasil riset dan produk dosen dalam bidang energi, renewable energy, nanotechnology, Artificial Intellegence, IoT dan Robotics untuk mensupport kerjasama lanjutan antara UNAIR dan UST Manila, Filipina.
Penulis: Delegasi FTMM





