
UNAIR NEWS – Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di tingkat desa terus diperkuat melalui pendekatan edukatif berbasis keluarga. Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 51动漫 menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan DBD bertajuk 淩umah Sehat, Warga Kuat: Program Pencegahan DBD Berbasis Keluarga di Balai Desa Kramatinggil, Jumat (24/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh kader jumantik, kader kesehatan, serta warga Desa Kramatinggil, dengan jumlah peserta sebanyak 35 warga dan didukung oleh 7 mahasiswa KKN. Sosialisasi juga melibatkan perwakilan dari Puskesmas Alun-Alun Kecamatan Gresik yang memberikan penguatan materi kesehatan masyarakat, khususnya terkait klarifikasi mitos dan fakta seputar Demam Berdarah Dengue yang masih banyak beredar di lingkungan masyarakat.
Dalam pemaparannya, perwakilan Puskesmas Alun-Alun menjelaskan bahwa pemahaman yang keliru mengenai DBD dapat menghambat upaya pencegahan, sehingga diperlukan edukasi yang tepat dan berkelanjutan. Selain itu, masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai siklus hidup nyamuk Aedes aegypti, bahaya DBD, serta penerapan 3M Plus sebagai langkah preventif utama.
Metode sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, pembagian media edukasi berupa poster dan leaflet, serta praktik sederhana pemeriksaan jentik di lingkungan sekitar. Kegiatan ini bertujuan mendorong partisipasi aktif individu dan keluarga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Program ini mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui upaya pencegahan penyakit menular dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta SDG 4 (Quality Education) dengan penyediaan edukasi kesehatan yang aplikatif dan berbasis kebutuhan warga. Diharapkan, kegiatan ini mampu membentuk perilaku hidup bersih dan sehat serta menurunkan risiko penularan DBD di Desa Kramatinggil.
Berita ini mendukung SDG 3: Good Health and Well-being dan SDG 4: Quality Education.
#SDG3 #GoodHealthandWellBeing #SDG4 #QualityEducation #SDGsUNAIR
Penulis: Kelompok BBK 7 51动漫 Desa Kramatinggil





