n

51动漫

51动漫 Official Website

Terpilih Ikuti Kegiatan Sosial di NTB Bersama 19 Mahasiswa Seluruh Indonesia

virga efendi
Virga Efendi (tengah) mahasiswa Fakultas Hukum 51动漫 saat melakukan kegiatan sosial di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Sebanyak 20 mahasiswa yang berasal dari institusi perguruan tinggi berbeda terpilih untuk melakukan kegiatan ekspedisi sembari melakukan kegiatan sosial. Ekspedisi itu terangkum dalam kegiatan Indonesian Youth Social Expedition yang berlangsung sejak 3-12 Februari lalu, di Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Salah satu dari 20 mahasiswa itu adalah Virga Efendi, mahasiswa Fakultas Hukum 51动漫. Selain UNAIR, mahasiswa lain yang ikut serta antara lain berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Univesitas Trunojoyo Madura.

Ada juga dari Universitas Mataram, Institut Pertanian Bogor, Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Riau, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta, Sekolah Tinggi Teknik PLN Jakarta, dan Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Ekspedisi itu diadakan perdana oleh Yale Institute. Menariknya, ada tak kurang dari 1200 peminat yang mendaftar. Melalui berbagai proses seleksi, Virga bersama 19 mahasiswa lain terpilih mengikuti kegiatan sosial itu.

Dalam kegiatan itu, dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing memiliki program sosial dengan tujuan membantu masyarakat setempat. Keempat kelompok itu antara lain divisi pendidikan, divisi kesehatan, divisi ekonomi kreatif dan divisi sosial lingkungan. Selama 10 hari melakukan ekspedisi di Desa Labuhan Pandan, ada banyak kegiatan yang Virga dan mahasiswa lain lakukan.

淭antangannya, tempat pengabdian tersebut merupakan tempat endemis malaria. Sehingga para delegasi harus waspada guna tidak sampai mengidap malaria. Mengingat, saat kegiatan berlangsung sedang musim penghujan, ujar Virga yang tergabung dalam divisi pendidikan.

Di Desa Labuhan Pandan, program yang dilakukan Virga dan tim antara lain Kelas Inpirasi, Kelas Kebangsaan, Kelas Mengaji dan Bimbel dan pembuatan Saung Pintar. Untuk program pembuatan Saung Pintar, jauh-jauh hari telah diadakan donasi buku. Buku-buku tersebut berasal dari para donatur yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

MTSN Riyodus Sholihin Sambelia dipilih untuk program Saung Pintar. Di sekolah tersebut belum memiliki perpustakaan. Karena itu, pembuatan Saung Pintar diharapkan dapat membantu memfasilitasi anak-anak untuk memiliki ruang baca dan bahan bacaan.

Virga berharap, meski sedikit, yang ia lakukan dan ke-19 mahasiswa lain dari berbagai perguruan tinggi itu dapat menumbuhkan semangat adik-adik dalam mengejar mimpi mereka. Virga mengatakan, seluruh kegiatan tak luput dari sambutan hangat dan bantuan dari kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Kebetulan, para delegasi diundang untuk ikut dalam tradisi arak-arakan khas suku Sasak, Gendhang Belig, menyambut kepala desa baru yang dilantik.

淒alam undangan itu, sejauh kurang lebih 1,5 kilometer para delegasi berjalan mengenakan pakaian adat Suku Sasak. Gendhang Belig manambah lengkap kegiatan pengabdian tersebut. Sebuah pengalaman yang baru yang menarik dan susah untuk dilupakan, kenang Virga.

Kepada UNAIR NEWS, Virga berkisah tentang perjalanan ia dan teman yang lain menuju lokasi kegiatan. Meeting point dilakukan di Surabaya, dan dilanjutkan dengan perjalanan menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat selama 20 jam menggunakan Kapal Legundi. Sesampai di Pelabuhan Lembar, Lombok, masih diperlukan hingga tiga jam perjalanan menuju Kecamatan Sambelia.

Usai kegiatan ini, Virga berharap nantinya dapat berkunjung kembali untuk bertemu kembali dengan anak-anak dan warga setempat.

淜arena kami percaya siapapun boleh bermimpi dan mewujudkan impiannya. Berasal dari manapun dia, ujarnya.

Sementara itu, delegasi lain ikut berkisah tentang pengalaman mereka selama berada di Desa Labuhan Pandan.

Alhamdulillah, seluruh program kerja rampung dan terselenggara dengan baik, ucap Gandhi Satria, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang juga bagian dari divisi pendidikan.

Alhamdulillah, banyak yang berkenan untuk membantu menyumbangkan sedikit buku bacaan untuk adik-adik, terimakasih, ucap Amirush Shaffa, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia, terkait program kerja Saung Pintar yang dilaksanakan di MTSN Riyodus Sholihin Sambelia. (*)

Editor: Binti Q. Masruroh

AKSES CEPAT